Pembinaan berjenjang terus dilakukan Borneo FC saat ini. Hasilnya pun memang sudah terbukti, dimana beberapa pemain hasil binaan satu-satunya peserta Liga 1 asal Kaltim ini sudah mengisi tim senior dan beberapa klub di luar Samarinda.

Dalam dua tahun berturut-turut, tim Borneo FC U-19 pun berhasil melangkah sampai ke babak semifinal kompetisi Liga 1 U-19. Dan agar pembinaan terus berkelanjutan, manajemen kemarin memberangkatkan 25 pemain mudanya, tepatnya mereka yang berusia 16 tahun ke Sawangan. Para pemain tersebut akan mengikuti Festival Filanesia yang akan berlangsung di National Youth Trainning Center PSSI di Sawangan, mulai 20-24 Maret mendatang.

“Ya, kemarin kita memberangkatkan tim Borneo U-16 untuk mengikuti Festival Filanesia di Sawangan. Seperti edisi sebelumnya, mereka akan mendapatkan bekal untuk mengaplikasikan filosofi sepak bola Indonesia yang dinamakan Filanesia," ujar Hariansyah Ari, sekretaris Borneo FC.

Dikatakan Ari, tim yang diarsiteki Mohammad Andik Andriansyah ini diharapkan tak hanya sekadar menyerap ilmu dan menambah pengalaman di festival mendatang. Sebab meski tak dipatok target menjadi tim terbaik diantara semua peserta, Ari berharap tim ini bisa tampil maksimal selama pelaksanaan.

Selama ini tim Borneo FC U-16 terus menjalani latihan di Samarinda. Sebanyak 25 pemain yang diberangkatkan, adalah mereka yang dianggap terbaik di dalam tim saat ini.
"Kita berangkat membawa 25 pemain dan bakal menjalani beberapa pertandingan yang kemudian akan dievaluasi bagaimana pengaplikasian dari Filenesia,” sebut Ari lagi.

Festival Filanesia ini sendiri diharapkan menjadi salah satu dasar atau pijakan awal pemain Borneo FC U-16, sebelum mereka “naik kasta” ke Borneo FC U-17 hingga U-19, sebelum masuk menjadi tim senior di kompetisi kasta tertinggi sepak bola nasional.

Kebanyakan pemain di Borneo FC U-19 sebelumnya, mengawali kariernya di U-16 seperti saat ini dan terlebih dahulu mengikuti berbagai kompetisi kelompok umur, termasuk Festival Filanesia ini. “Semoga saja kedepannya lahir lagi pemain muda potensial dari tim U-16 ini. Sebab tujuan kita membentuk tim ini memang untuk melahirkan pemain muda berbakat, terutama pemain asli dari Samarinda dan Kaltim,” pungkas Ari. (UPI/KOK )