Amunisi Borneo FC jelang berlaga di Liga 1 musim ini terus bertambah. Namun tambahan pemain bukan wajah baru, melainkan pemain lama yang usianya masih sangat muda. Dan dalam latihan yang dimulai kemarin, dua pemain yakni M Sihran dan Dody Alfayed terlihat menjalani latihan bersama pemain lainnya. Kedua pemain ini jelas tak asing bagi pecinta Borneo FC. Pasalnya Sihran dan Dody pernah membela tim junior dan sempat “naik kelas” ke tim senior meski bukan langganan starter.

"Ya, kita kedatangan dua pemain muda yang musim lalu juga bersama Borneo. Sihran dan Dody akan dipantau selama seminggu kedepan. Biar pelatih melihat bagaimana kualitas kedua pemain tersebut, apakah bisa bersaing dengan pemain lain atau tidak,” ujar Nabil Husein Said Amin, Presiden Borneoo FC.

Sihran sendiri musim lalu sempat menjadi kapten tim Borneo FC U-19. Meski tak sampai mencapai partai puncak, Sihran sukses membawa tim junior tersebut sampai ke babak semifinal. Sementara Dody musim lalu sempat dipinjamkan ke Persis Solo untuk menambah jam terbang di Liga 2.

"Dody adalah pemain yang sangat kuat di lini tengah. Sementara Sihran beroperasi di sayap. Sihran ini sudah mulai debut musim 2017 bersama kita saat usia masih 17tahun. Secara pengalaman ia sudah matang bersama tim junior. Makanya kita akan semakin matangkan di senior. Tapi ya itu tadi, semua tergantung selera pelatih saja lagi,” sebut Nabil.

Kerja keras ujar Nabil wajib dilakukan kedua pemain ini. Sebab persaingan di semua lini dalam tim sekarang sangat ketat. Di lini tengah, Dody harus bersaing bersama pemain senior seperti Asri Akbar, Finky Pasamba, Wahyudi Hamisi, Sultan Samma dan pemain tengah lainnya. Sementara Sihran harus bisa bersaing dengan Ambrizal Umanailo, Terens Puhiri serta Rifal Lastori.

“Makanya saya katakan kepada Dody dan Sihran, perlihatkan kemampuan terbaik untuk bisa menembus posisi dimana mereka bermain. Saya tak mengecilkan semangat mereka, tetapi persaingan memang sangat ketat saat ini,” pungkas Nabil. (UPI)