Pengalaman berharga benar-benar didapatkan Fabio Lopez, saat Borneo FC tergelincir dari persaingan Piala Presiden 2019 lalu. Tiga kekalahan tanpa mampu mencetak gol saat bertemu Persija Jakarta, PSS Sleman dan Madura United, membuat Fabio bekerja keras meningkatkan kemampuan timnya saat ini.

Hal paling banyak mendapat sorotan adalah barisan depan. Sebab hasil di Piala Presiden seperti antiklimaks ketika bermain di Piala Indonesia. Di Piala Indonesia, Borneo FC mampu mencetak 10 gol dan hanya kebobolan sekali. Sementara di Piala Presiden, gawang Borneo FC harus kebobolan 8 kali.
Fabio sendiri mengaku, hal yang ia dapatkan di Piala Presiden adalah ia bisa melihat sampai sejauh mana kemampuan timnya saat bertemu dengan kekuatan seimbang.

“Piala Presiden adalah turnamen pra season. Saya mengevaluasi beberapa pemain dan beberapa masalah dalam tim ini. Kami akan melakukan improvisasi dari apa yang sudah kami dapatkan di Piala Presiden,” ujar Fabio.

Dan dari hasil di Piala Presiden, Fabio mengaku akan memberi bukti hasil evaluasinya pada perempat final Piala Indonesia nanti. Meski belum dipastikan kapan kelanjutan turnamen tersebut, namun Fabio menegaskan dirinya lebih fokus mempersiapkan tim di ajang tersebut. “Saya akan memberikan bukti dan fokus kepada perempat final Piala Indonesia. Kami tidak akan lupa,” tegasnya. (UPI)