Borneo FC melakukan seleksi pemain untuk skuat Pesut Muda sejak Kamis (18/4) lalu di salah lapangan luar Stadion Palaran. Dipimpin langsung oleh Direktur Teknik Ricky Nelson, dilakukan seleksi dari total 130 pemain muda untuk Borneo FC U-18.

Dijelaskan Ricky, para pemain yang datang pun tidak datang hanya dari daerah Kaltim saja, melainkan dari luar daerah. Hal ini menurut Nelson menjadi bukti bahwa Borneo FC cukup diminati dan mereka berbondong-bondong berusaha untuk menjadi salah satu pemainnya.

"Melihat antusias bagus sekali, banyak peserta dari luar Kaltim. Ada dari Manado, Makassar, Malang, Jakarta dan lain-lain. Itu artinya antusias anak-anak untuk menjadi pemain Borneo FC cukup tinggi," katanya.

Ricky mengatakan cukup sulit untuk memilih pemain terbaik karena diakuinya pemain yang hadir sangat berpotensi. Dari penjelasaanya, sejak Kamis lalu sudah melihat anak-anak yang ikut seleksi. Mereka sudah memilih sebanyak 45 pemain dan kemudian masih akan diseleksi kembali hingga menyusut menjadi 25 pemain yang dirasa sudah pas menjadi skuat Borneo FC U-18.

"Cukup sulit karena banyak yang bagus. Tapi setidaknya kita telah memilih sampai 45 pemain. Supaya kita seleksi lagi sampai antara 25 atau 30 pemain. Intinya, mereka semua punya potensi yang luar biasa. Semoga dengan pemain yang kita pilih bisa sampai kepada target kita menuju empat besar dalam U-18 nanti," lanjut Ricky.

Sementara itu, salah seorang pemain senior Borneo FC Asri Akbar yang juga ikut memantau seleksi Borneo FC U-18. Asri mengatakan bahwa para pemain muda itu terlihat sangat antusias dengan seleksi ini.

"Saya lihat bagus dan antusias mereka. Daya tarik Kaltim semakin baik. Semoga dengan seleksi ini semangat mereka bisa terjaga. Karena ke depan mereka bisa membawa nama Borneo FC lebih baik," ungkapnya.

Pemain bernomor punggung 6 ini pun tetap memberikan motivasi dan dukungan kepada seluruh pemain muda, tidak hanya mereka yang lolos namun juga yang belum mendapatkan kesempatan untuk berseragam oranye.

"Yang gak terpilih jangan putus asa, masih muda masih banyak kesempatan dilain waktu. Intinya semua anak-anak harus semangat," serunya Asri. (AR)