Sejak berkiprah di pentas Liga 1, keberadaan penonton di Stadion Segiri untuk memberikan dukungan kepada Borneo FC tak mengalami peningkatan secara signifikan. Manajemen Pesut Etam pun terus meningkatkan keinginan publik untuk hadir di stadion dengan berbagai cara. Salah satunya adalah menyediakan hadiah umrah di akhir musim, serta pemberian doorprize di setiap pertandingan yang dilakukan lewat game seusai babak pertama di setiap pertandingan kandang.

Namun musim ini, Dandri Dauri selaku manajer tim ingin warga Samarinda beramai-ramai datang ke stadion untuk memberikan dukungan langsung pada tim. Hashtag #AyoNontonBorneo pun kini digaungkan, agar keinginan warga ke stadion semakin tinggi.

“Kami akan menjadikan hashtag Ayo Nonton Borneo sebagai jargon pelecut warga Samarinda untuk mendukung tim ini. Saya melihat dalam beberapa tahun terakhir, tingkat kehadiran penonton terus mengalami penurunan. Itulah sebabnya di musim ini, ada perubahan signifikan dalam hal jumlah penonton ini,” terang Dandri.

Tak hanya sekadar datang ke stadion, Dandri berharap semua penonton membeli tiket masuk sebagai salah satu bentuk dukungan kepada tim. Ia ingin tak ada lagi penonton masuk stadion dengan tidak membeli tiket.

“Tahun ini wajib hukumnya membeli tiket. Mari kita kesampingkan pertemanan dalam hal mendukung Borneo FC. Artinya tak ada lagi yang berharap mendapat tiket gratis dari manajemen,” tambahnya.

Disebutkannya, Borneo FC adalah tim profesional yang sama sekali tak mendapat bantuan dari pemerintah kota. Semua pendanaan klub datang dari manajemen, terutama Presiden Borneo FC, Nabil Husein Said Amin. Namun ia berharap Pemkot Samarinda, dalam hal ini Wali Kota Syaharie Jaang, ikut membantu lewat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di bawah naungan pemkot, untuk membeli tiket di setiap pertandingan.

“Mungkin wali kota bisa mengarahkan setiap SKPD membeli 10 atau 20 tiket di setiap pertandingan. Ini akan sangat membantu tim, terutama dalam hal pendanaan klub. Bahkan kalau bisa kita minta SKPD membeli tiket terusan selama satu musim kompetisi,” terang Dandri.

Tak hanya di lingkungan Pemkot Samarinda, majemen pun berencana bertemu Isran Noor sebagai Gubernur Kaltim, untuk membantu membeli tiket seperti yang dilakukan di lingkup pemkot. “Kami memang berencana bertemu gubernur. Mudah-mudahan semua bisa terealisasi,” harap Dandri. (SU)