Pusamania Borneo FC (PBFC) yang hampir selalu "dirugikan" oleh wasit saat bermain away menjadi salah satu bahan evaluasi tim pelatih. Selain memfokuskan recovery kebugaran pemain, tim pelatih juga fokus untuk bagaimana pemain-pemainnya bisa meminimalisir pelanggaran.


Laga pamungkas saat jumpa Perseta Tulungagung nanti tim pelatih sudah menyiapkan beberapa strategi. Untuk memenuhi terget poin penuh, Iwan Setiawan akan mengedepankan formasi 3-4-1-2 yang dimatangkan saat TC di Batu beberapa waktu lalu. Ini juga bisa berubah menjadi 4-3-1-2 sewaktu-waktu.


"Kami akan coba skema yang pakem, atau menyesuaikan sesuai kondisi nanti dipertandingan. Karena kami tidak ingin kehilangan poin lagi di Tulungagung," ucap Iwan Setiawan, pelatih PBFC.


Posisi sementara yang menempatkan PBFC di pucuk klasemen memang berbanding 180 derajat dengan Perseta yang menjadi juru kunci. Walaupun begitu, PBFC dilarang jumawa bisa meraih kemenangan dengan mudah. Bermain dihadapan supporter fanatiknya, Perseta diyakini akan bermain mati-matian. Selain itu mereka juga perlu tambahan poin untuk beranjak dari dasar klasemen.


Iwan Setiawan menekankan agar anak asuhnya bisa bermain kompak dan tidak menonjolkan skil individu. "Saya beharap pemain mampu menunjukkan kualitas permainan tim, bukan individu untuk mencuri poin di kandang Perseta," pungkasnya. (Zai)