Renan Silva mengalami cedera dibagian otot betisnya usai tampil gemilang dalam laga Borneo FC kontra Bhayangkara FC, 16 Mei 2019 lalu. Hal ini dikarenakan bloking yang diterima Renan saat tengah berlari dan mengakibatkan kontraktur dibagian betis.

"Ketika berlari mendapatkan bloking dari pemain lawan, menyebabkan dia terkena kontraktur atau tertarik di otot betis," kata Physiotherapist Borneo FC, Lutfinanda Amary Septiandi.

Kontraktur merupakan pemendekan permanen dari kulit dan atau jaringan dibawahnya yang menyebabkan deformitas dan keterbatasan gerak. Untuk pemulihannya, diperlukan waktu hingga dua hari untuk dilakukan observasi terlebih dahulu.

Namun dijelaskan lebih lanjut oleh Lutfi, jika nantinya Renan masih mengelami nyeri dibagian cedera, akan dilakukan pemeriksaan khusus yang lebih memakan waktu. Sehingga diperkirakan Renan akan absen dalam laga menjamu Arema, Rabu (22/5) mendatang.

"Untuk kemungkinan pemulihan selama dua hari ini masih diobservasi, kalau nyerinya berkurang, tiga sampai empat hari sudah bisa kembali ke tim, tapi kalau masih merasakan nyeri, kita akan melakukan pemeriksaan khusus yang bisa jadi butuh waktu lebih dari seminggu untuk pemulihan," jelasnya.

"Untuk lawan Arema, Renan dipastikan masih dalam observasi," tambah Lutfi. (AR)