Persiapan demi persiapan kini terus dilakukan tim Borneo FC U-20 jelang digulirkannya kompetisi Liga 1 U-20 medio Juni mendatang. Saat ini skuad Borneo FC U-20 di bawah kendali Ricky Nelson Gideon, memantapkan persiapannya di Stadion Rondong Demang, Tenggarong Seberang. Mencari kerangka tim masih terus dilakukan Ricky, agar tim yang akan dikomandaninya tersebut bisa merealisasikan target di kompetisi nanti.

Dan malam ini sesuai agenda yang sudah disusun, Borneo FC U-20 akan menjalani laga uji coba di Stadion Segiri pukul 21.00 WITA menghadapi SSB Batuah, tim lokal Samarinda yang dipimpin Rasyid.

"Ya, malam besok (malam ini) rencananya bakal kita gelar uji coba lawan SSB Batuah. Ini sesuai dengan program yang diinginkan pelatih. Kita juga ingin lebih dekat dengan masyarakat Samarinda dan meminta support mereka, agar tim junior ini bisa meraih prestasi," ujar Muhammad Leo Priamberto, manajer Borneo FC U-20.

Dikatakan Leo, uji coba ini nantinya akan disaksikan Presiden Borneo FC, Nabil Husein Said Amin serta pelatih kepala tim senior, Mario Gomez.

“Saya sih berharap para pemain memperlihatkan apa yang mereka punya dan mereka dapatkan dalam latihan selama ini. Menang atau kalah bukan ukuran dalam uji coba, yang penting bagaimana pemain mengaplikasikan hasil latihan mereka dengan baik. Sebab itu jauh lebih penting dibandingkan kemenangan dalam uji coba,” ujar Leo.

Sementara itu Ricky Nelson mengaku, saat ini timnya masuk dalam tahap pembenahan taktik permainan. “Kami memang ingin memantapkan taktik permainan secara keseluruhan, terutama transisi permainan dari menyerang ke bertahan dan sebaliknya. Ini sangat penting sekali, karena di seiap pertandingan hal ini pasti terjadi. Dan di uji coba nanti saya mau melihat pemain melakukan hal tersebut dengan baik,” terang Ricky.

Pemantapan taktik permainan ini lanjut Ricky, akan lebih maksimal jika dilakukan dengan berruji coba. “Uji coba akan lebih sering kita lakukan nantinya. Ini sangat penting untuk menambah jam terbang pemain, serta menambah pengalaman mereka. Uji coba ini kita lakukan bertahap. Artinya kita menghadapi lawan yang yang levelnya di bawah kita dahulu, kemudian terus meningkat sampai menghadapi yang levelnya di atas kita,” terang Ricky lagi.

Dari serangkaian uji coba yang akan dilakukan, Ricky mengaku akan melihat sampai sejauh mana perkembangan pemainnya. Uji coba juga akan jadi bahan evaluasi sebelum terjun ke kompetisi.

Kompetisi Liga 1 U-20 musim ini sendiri dikatakan Ricky mengalami perubahan format komepetisi. Jika sebelumnya sistem pertandingan dimainkan dengan format home and away sebanyak dua kali, namun musim ini menggunakan format 3 seri. (SU)