Gianluca Pandeynuwu, kiper muda Borneo FC mengakui cukup berat untuk beradaptasi dalam pemusatan latihan yang berlangsung di Yogyakarta pasca libur lebaran. Ya, saat ini Borneo FC menjalani pemusatan latihan yang berlangsung pada 8-15 Juni 2019.

Namun begitu, dengan intensitas yang cukup tinggi, Gianluca mengatakan dirinya sudah bisa mengimbangi program selama pemusatan latihan. "Kalau berat ya memang berat karena kiper saat ini cuma dua dengan intensitas yang cukup tinggi. Ya satu dua hari memang berat, tapi pas hari ketiga dan seterusnya seperti hari ini ya sudah normal dan bisa adaptasi dengan baik," ungkapnya.

Memang, Gianluca merupakan salah satu dari tiga penjaga gawang andalan Pesut Etam. Tentu persaingan di bawah mistar gawang cukup ketat, sebut saja di sana ada Nadeo Argawinata dan kiper senior Alfonsius Kevlan.

Bagi penjaga gawang berusia 21 tahun ini, saat ini yang terpenting adalah memberikan yang terbaik dalam pemusatan latihan, karena baginya urusan tampil dalam pertandingan itu merupakan keputusan pelatih kiper. "Untuk TC ini yang penting tetap kerja keras saja, kita kasih maksimal. Nanti urusan diturunkan atau tidak dalam pertandingan itu pertimbangan dari pelatih kiper," jelasnya. (AR)