Operator turnamen Piala Indonesia akhirnya merilis jadwal babak semifinal yang melibatkan Borneo FC, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, PSM Makassar dan Madura United. Lewat surat bernomor 2047/AGB/339/VI-2019, disebutkan semifinal leg pertama akan dilakoni Borneo FC kontra Persija Jakarta pada 29 Juni. Persija akan menjadi tuan rumah di leg pertama. Namun dalam surat yang dikirimkan tersebut, belum diputuskan di mana pertandingan akan dimainkan.

Yang pasti adalah semua pertandingan semifinal akan dimainkan sore hari. Sementara, semifinal lainnya dimainkan pada 30 Juni. Namun, semifinal ini masih menanti pertandingan antara Persebaya kontra Madura United. Satu tim sudah pasti berada di semifinal, yakni PSM Makassar.

Manajer tim Dandri Dauri mengatakan, secara umum timnya sudah sangat siap bertemu Persija di semifinal ini. Apalagi tim sudah menjalani pemusatan latihan selama sepekan, yang diyakininya membuat tim saat ini semakin berkembang.

“Jadi setelah melawan Persebaya di Liga 1 pada 23 Juni, kita langsung bersiap bertemu Persija di semifinal leg pertama di Jakarta. Kita memang belum mendapat konfirmasi soal di mana kita bermain. Tapi yang jelas Persija akan menjadi tuan rumah pertama,” ujar Dandri.

Meski demikian, pihak Persija disebut-sebut ingin menjadikan jadwal semifinal ini menjadi terbalik. Artinya Borneo FC menjadi tuan rumah terlebih dahulu pada 29 Juni mendatang. Mereka beralasan pada tanggal tersebut, berlangsung sidang di Mahkamah Agung terkait hasil keputusan Pilpres 2019. Meski belum mengutarakannya lewat surat resmi, Persija dikabarkan ingin leg pertama dimainkan di Samarinda terlebih dahulu.

Mengenai hal tersebut, Dandri mengatakan dirinya akan menolak secara tegas. Sebab, bermain di leg kedua dengan status tuan rumah, setidaknya akan menguntungkan Borneo FC. Sebab, hasil di leg pertama akan jadi acuan untuk mendapatkan hasil bagus di leg kedua, saat menjamu tim lawan.

“Kalau memang Persija meminta jadwal dibalik, kami jelas menolak. Kalau mereka tak berani memainkan pertandingan di Jakarta dengan alasan ada sidang di MK, mereka bisa mencari stadion alternatif di luar Jakarta. Kita siap menghadapi mereka di mana saja, tetapi jangan sampai mengubah jadwal dengan menjadikan kita sebagai tim tamu di leg kedua,” tegas Dandri. (SAN)