Hanya berlebaran selama dua hari, pemain Borneo FC meninggalkan keluarganya masing-masing di kampung halaman untuk berkumpul dalam pemusatan latihan yang berlangsung pada 8-15 Juni 2019 lalu di Yogyakarta. Terkait hal tersebut, Faturrahman, pemain yang berposisi sebagai sayap kiri Pesut Etam ini mengatakan keluarga sudah cukup memakluminya, karena menurutnya hal itu menjadi tanggung jawab sebagai seorang pesepakbola profesional.

"Normal dan itu biasa, setiap tahun seperti itu. Di rumah cuma sebentar saat moment lebaran dan kemudian berangkat untuk kembali ke tim. Alhamdulillah keluarga mengerti situasi seperti ini dan memakluminya. Kita juga bersikap profesional sebagai seorang pemain bola dan ini tanggung jawab," ungkapnnya.

Meski pemusatan latihan telah berakhir pada 15 Juni 2019 lalu, hasil dari latihan itu cukup memberikan dampak yang positif kepada dirinya serta tim. Terlebih mengenai kekompakan tim yang semakin meningkat, mengingat dalam pemusatan latihan tersebut para pemain benar-benar dipush dalam sesi latihan pagi dan sore selama di Yogyakarta.

"TC kemarin cukup menyenangkan, saya lihat juga kekompakan dan kebersamaan tim meningkat pesat. Mudah-mudahan ini bisa memberikan hasil positif di tiap pertandingan kita. Saya lihat teman-teman semangat dan antusias, meski capek ataupun lelah tidak mereka tunjukan selama latihan, karena terlalu bersemangat," jelasnya.

Faturrahman pun memiliki target pribadi untuk menatap kompetisi ke depan, di mana dirinya berharap bisa tampil untuk Pesut Etam dan memberikan kontribusinya bersama tim di setiap laga nanti.

"Saya punya harapan pribadi. Ya ingin bawa Borneo FC di Liga 1 sukses, juga bisa memberi kontribusi maksimal untuk tim supaya bisa mengangkat performa tim. Semoga dengan TC kemarin, jadi modal yang bagus," serunya. (AR)