Bertanding di ajang Pro Elite Academy Liga 1 U-18, pasukan Borneo FC U-18 kembali menelan kekalahan di Seri 1 yang digelar di NYTC Sawangan. Kekalahan ketiga beruntun ini didapat dari Kalteng Putra U-18 dengan skor 0-1, Rabu (19/6).

Didampingi oleh Direktur Academy, Ricky Nelson, skuad Borneo FC U-18 membantu pemain muda ini untuk bisa bangkit dari kekalahan beruntun di dua laga sebelumnya. Kebobolan 11 gol dari 3 laga menjadi catatan besar untuk staf kepelatihan Borneo FC U-18 untuk segera memperbaikinya di sisa laga Seri 1.

Ditemui di Sawangan setelah pertandingan, Ricky Nelson mengungkapkan jika hal yang terpenting tim pelatih lakukan adalah mengangkat mental bertanding.

"Yang pertama kita mengembalikan kepercayaan diri anak-anak setelah kalah besar dari dua game. Setidaknya kita perbaiki organisasi bermain supaya jauh lebih rapi lebih baik. Dan hasilnya secara permainan jauh lebih baik dari sebelumnya. Kita hanya kebobolan satu dari kesalahan bola servis lawan. Banyak peluang kita dapat ya ini PR kita yaitu finishing. Yang penting anak-anak sudah naik percaya dirinya supaya yakin pada kompetisi ini," terangnya

Pelatih berlisensi A AFC ini pun ingin pemain U-18 Pesut Junior ini memaksimalkan laga tersisa untuk mendapatkan poin. "Pasti kita harus liat gimana PSM dan Persebaya bermain, kita akan maksimalkan pada dua laga itu agar kita tetap pada seri ini bisa mencuri poin," tegasnya. (SAN)