Tiga kali kalah beruntun, jelas bukan catatan bagus bagi Borneo FC musim ini. Terakhir, Pesut Etam dikalahkan Persija Jakarta 1-2 di semifinal leg pertama Piala Indonesia 2018. Kekalahan terasa menyakitkan, karena sampai menit 90 skor masih imbang 1-1. Namun sundulan Bambang Pamungkas membuat Borneo FC harus kerja lebih keras saat main di rumah sendiri.

Manajer tim Dandri Dauri mengatakan, kekalahan atas Persija memang sangat menyakitkan. Namun ia yakin, para pemainnya akan bangkit di pertandingan berikutnya, baik di Liga 1 maupun semifinal leg kedua Piala Indonesia nanti.

“Sepak bola itu di mata saya seperti kehidupan nyata. Ada duka, ada tawa, kesedihan dan ceria. Semua ada di dalamnya. Dan kita semua harus melewatinya. Sekarang kita ada di tren negatif, tetapi kita harus menemukan vaksin yang tepat untuk mengobati kesedihan yang ada,” ujar Dandri.

Ia menyebut proses dan perjalanan tim saat ini masih sangat panjang. Itulah mengapa Dandri sangat yakin tim akan menemukan grafik bagus ke depannya. Namun saat ini, lanjut Dandri, vaksin terbaik bagi pemain ada pada diri mereka sendiri. Artinya, pemain tak boleh larut dalam keadaan.

“Vaksin tersebut ada di diri pemain. Memenangi pertandingan melawan Kalteng Putra di Liga 1, serta melaju ke final Piala Indonesia adalah obat paling mujarab,” terangnya.

Di kandang sendiri pada 6 Juli mendatang, Borneo FC seperti diketahui akan menjadi tuan rumah semifinal leg kedua. Sementara sesuai jadwal, lusa (3/7) Borneo FC akan menantang Kalteng Putra di pekan keenam Liga 1 di Yogyakarta.

Disinggung mengenai peluang melaju ke final Piala Indonesia, Dandri mengaku sangat percaya timnya bisa memberikan yang terbaik bagi warga Samarinda. Hasil di leg pertama, setidaknya menjadi gambaran bagaimana Borneo FC mampu mengimbangi permainan Persija.

“Kita berharap persembahan terbaik diberikan tim pada warga Samarinda. Insya Allah, kita bisa lolos ke final. Saya juga berharap publik Samarinda tetap percaya pada tim ini. Kita harus bersabar dengan hasil akhir. Beri waktu manajemen dan pelatih bekerja saat ini untuk mendapatkan apa yang kita inginkan,” tegasnya.

Dan sebagai bentuk penyemangat pada pemain, Dandri mengaku manajemen mempersiapkan bonus pada tim jika melaju ke final Piala Indonesia. “Soal besarnya berapa itu rahasia kami. Yang jelas kami terus memotivasi pemain sebagai anak, teman dan saudara. Kami akan terus sharing dan tukar pendapat demi kemajuan tim ini,” tegasnya. (SU)