Kekuatan Borneo FC kala bertemu Kalteng Putra besok malam di Stadion Sultan Agung, Bantul dipastikan tergerus. Selain Ambrizal Umanailo yang mendapat sanksi dari komdis, dua pemain inti lainnya juga dipastikan tak bisa diturunkan. Kedua pemain tersebut adalah Asri Akbar dan Terens Owang Puhiri.

Fisioterapis Borneo FC, Luthfi Nandaamary saat dikonfirmasi mengatakan, Asri Akbar mengalami masalah di otot pahanya. Sementara Terens ada sedikit masalah di bagian lutut. “Asri Akbar cedera saat Borneo FC bertemu Persija di semifinal leg pertama Piala Indonesia. Ia mengalami masalah di bagian paha saat berlari atau terkena hamstring. Saat ini masih dilakukan observasi atas cedera yang dialami Asri tersebut,” ujar Lutfhi.

Jika terdapat robekan otot pada cedera Asri, maka kemungkinan gelandang bertahan paling senior di Borneo FC tersebut akan absen dalam beberapa pertandingan. Namun Lutfhi memastikan saat bertemu Kalteng Putra, Asri dipastikan tak bisa diturunkan.

“Akan sangat rentan jika pelatih memaksa Asri bermain. Saya sudah bicara dengan pelatih dan pelatih menyadari hal tersebut,” ujarnya.

Sementara itu terkait kondisi Terens, Lutfhi mengaku ada rasa tak nyaman di bagian lutut kanannya. Hal ini sudah dirasakan Terens dalam beberapa hari belakangan. Namun saat ini Terens harus diistirahatkan dan fokus pada pemulihan. “Baik Asri maupun Terens harus menjalani latihan terpisah sementara ini. Keduanya tak boleh terlibat pada latihan untuk menghindari benturan dan lainnya,” kata Lutfhi lagi.

Sementara itu Charis Yulianto, terpisah membenarkan adanya pemain yang cedera tersebut. Namun ia memastikan pelatih sudah melakukan antisipasi untuk hal tersebut. “Pelatih sudah tahu siapa yang tak bisa bermain di pertandingan nanti. Dan pelatih sudah melakukan antisipasi untuk hal tersebut. Kami sekarang mempersiapkan pemain yang benar-benar siap menghadapi laga lawan Kalteng Putra,” ujar Charis.

Borneo FC sendiri sudah mengalami tiga kekalahan secara beruntun saat ini. Namun kata Charis, hal tersebut tak membawa pengaruh besar pada mental pemain. Sebab tim pelatih terus memberikan motivasi pada semua pemain, agar bisa bangkit pada pertandingan berikutnya.

“Saya pikir kondisi seperti ini normal pada tim bola. Pemain sudah diberi motivasi dan bagaimana harus menyikapinya. Yang jelas kita tak boleh berlarut-larut dalam hal ini. Masih banyak pertandingan dan kita pasti akan lebih baik ke depannya,” katanya mengakhiri. (SU)