Hasil imbang di pertandingan pertama di seri kedua Liga 1 U-18 Borneo FC, gagal dilanjutkan pada pertandingan kedua tadi pagi di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Menghadapi Persipura U-18, tim asuhan Andik Ardiansyah ini kalah 1-2. Tertinggal dua gol di babak pertama, Borneo FC U-18 hanya bisa membalas satu gol di babak kedua lewat Savi Nibras di menit 63. Dengan hasil ini, Borneo FC junior ini baru meraih satu angka saat bermain imbang lawan Bali United U-18, di laga pembuka seri kedua yang berlangsung Minggu (7/7) lalu.

"Ini memang kekalahan pertama di seri 2. Semoga jadi pelajaran bagi kami tim pelatih. Anak-anak bermain menekan di menit awal, namun belum terlalu siap saat mendapat serangan balik. Sehingga banyak misskomunikasi di lini belakang," kata Andik.

Borneo FC U-18 memang bertekad mengalahkan tim Mutiara Hitam Junior ini. Sebab di seri pertama yang berlangsung di Surabaya, kekalahan 0-1 harus mereka dapatkan. Itulah sebabnya sejak awal, mereka langsung bermain menyerang untuk mencipatakn gol. Tapi justru lawan memanfaatkan kelengahan di barisan belakang.

"Ini yg harus kita perbaiki di match berikutnya. Jangan sampai terulang kembali kerena di babak kedua kita sudah bisa mengembalikan keadaan dan hampir saja bisa menyamakan kedudukan. Masalahnya memang ada di depan. Kita banyak menekan dan mendapat peluang, tetapi hanya satu yang berhasik dijadikan gol," kata Andik.

Andik menilai Persipura U-18 punya kelebihan di beberapa sisi. Di antaranya teknik individu dan kecepatan. Ini menjadi salah satu kendala barisan depan membongkar pertahanan lawan. “Tapi saya puas melihat perkembangan tim ini. Artinya mereka ada progress bagus di setiap pertandingan, meski keberuntungan tak berpihak pada kita,” terangnya.

Dari jadwal di kompetisi ini, Borneo FC U-18 kembali akan bertanding Rabu (10/7) menghadapi Kalteng Putra U-18. “Kami ingin mendapatkan kemenangan pertama di pertandingan ketiga di seri kedua ini,” kata Andik. (SU)