Pelan tapi pasti, Borneo FC mulai merangkak di klasemen sementara Liga 1. Dari sebelumnya berada di peringkat 10, kini Pesut Etam sudah nangkring di posisi 7 dengan donasi 10 angka hasil dari 6 kali pertandingan. Kemenangan dua gol atas PSIS Semarang, membuat peningkatan di posisi klasemen ini menjadi sangat signifikan. Tim pelatih pun kini ingin mendapatkan posisi lebih baik lagi, dengan mendapatkan angka di setiap pertandingan.

"Kemenangan atas PSIS membuat kondisi pemain terangkat secara mental dan bisa melupakan kegagalan di Piala Indonesia. Kini mereka bisa kembali fokus mengejar peringkat di klasemen sementara. Apalagi kita masih ada tabungan dua pertandingan," ujar Ahmad Amiruddin, asisten pelatih.

Dikatakan pelatih yang akrab disapa Amir ini, padatnya jadwal pertandingan yang dijalani setiap klub Liga 1, membuat seluruh pelatih harus pintar melakukan rotasi. Borneo FC pun terus melakukan hal tersebut, agar keseimbangan tim terjaga di setiap pertandingan. Dan Amir melihat perkembangan tim saat ini sudah sangat baik.

"Pelatih kepala bilang, semua pemain di tim ini sekarang sedang berkembang dan memang sudah seharusnya begitu. Jadi rotasi harus dilakukan untuk menyeimbangkan tim ini. Dan rotasi ini akan terus dilakukan agar semua pemain merasakan atmosfer liga," terangnya.

Di tiga pertandingan terakhir Borneo FC, pelatih Mario Gomez memang melakukan banyak perubahan. Terhitung sejak menghadapi Kalteng Putra di Bantul, sampai di dua laga kandang menghadapi Persija Jakarta dan PSIS Semarang. Bahkan rotasi dilakukan hingga ke sektor penjaga gawang. Dimana Alfonsius Kelvan dan Nadeo Argawinata bergantian berdiri di bawah mistar. (AR)