Sabar menjadi kunci perjalanan Borneo FC U-18, dalam mengarungi kompetisi Liga 1 U-18 Grup C seri II yang berlangsung di Bali. Setelah sempat menjadi bulan-bulan di seri I yang dimainkan di Surabaya, tim asuhan Andik Ardiansyah ini mulai menemukan performa terbaiknya. Usai meraih kemenangan pertama atas Kalteng Putra dengan skor 1-0, hari ini Pesut Etam muda menang dengan skor telak 5-2 kala bertemu PSM Makassar, di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Lima gol kemenangan dipersembahkan Alwan Kurnia di menit 4, brace Taufany (27' dan 44'), Muhammad Gany (29') dan diakhiri Sadli Mahendra lewat titik penalti di menit 75.

Kemenangan ini pun disambut suka cita seluruh pemain, tak terkecuali Andik. Saat dikonfirmasi usai pertandingan, Andik mengaku para pemainnya tampil luar biasa. Kekalahan demi kekalahan di seri I, menjadi pelecut semangat untuk membayarnya di seri II.

“Kuncinya disiplin dan semangat pantang menyerah. Hal ini mampu diperlihatkan anak-anak di pertandingan ini. Terus terang, saya sangat bangga dengan apa yang diperlihatkan anak-anak,” kata Andik.

Dijelaskannya, kemenangan atas Kalteng Putra U-18 menjadi titik balik kembalinya performa pemain. Sebab tiga poin di laga tersebut, membuat kepercayaan diri pemain meningkat. “Anak-anak sangat kuat dari sisi mental saat ini. Kepercayaan diri mereka kembali dan itu menjadi sangat penting untuk menghadapi setiap lawan,” terangnya.

Borneo FC U-18 sendiri kembali berlaga, Sabtu (13/7) besok sore di stadion yang sama menghadapi Persebaya U-18. Lawan kali ini adalah pimpinan sementara Grup C. Menurut Andik, para pemain harus kembali tampil baik saat bertemu Persebaya. Sebab lawannya kali ini punya kualitas permainan yang sangat baik. “Persebaya adalah tim tangguh dari sisi individu dan organisasi permainan.

Saya mau para pemain tampil konfiden kembali, agar bisa meredam permainan lawan dan memanfaatkan setiap peluang untuk mencetak gol. Saya berharap doa dan dukungan masyarakat Samarinda, bisa menyertai perjuangan anak-anak di laga ini,” katanya. (SU)