Kemenangan 2-0 atas PSIS Semarang dalam pekan ke-8 Liga 1 lalu, mengangkat semangat bertanding skuad Borneo FC. Tiga poin yang diraih dalam laga itu sekaligus pengobat luka pasca tersisih dari semifinal Piala Indonesia.

Kini, fokus tim Pesut Etam langsung beralih ke Derby Papadaan pada 18 Juli nanti di Stadion Segiri. Diego Michiels dkk akan menjamu tim sesama Pulau Kalimantan yakni Barito Putera. Semenjak tim ditangani Yunan Helmi pasca Jacksen Fereira Tiago mengundurkan diri, Barito memetik tiga poin dari tiga laga away.

“Fokus kita sekarang menatap pertandingan melawan Barito Putera. Segala persiapan sudah kita lakukan selepas tim libur sehari habis pertandingan terakhir. Sempat ada gemblengan fisik lagi dan hari ini kita akhiri program mingguan dengan game," ujar Ahmad Amiruddin, asisten pelatih Borneo FC.

Borneo FC memiliki keunggulan dari sisi kebugaran jelang melawan Barito. Borneo FC punya waktu istirahat lebih banyak, sementara tim Laskar Pangeran Antasari, julukan Barito Putera, malam tadi menjamu Bali United di Stadion 17 Mei Banjarmasin. Meski memiliki waktu untuk istirahat lebih lama, namun Amir, sapaan akrabnya, mengingatkan kepada pemain untuk tidak bersenang diri.

“Karena semua tim sekarang kualitasnya sama, jadi kesiapan secara total bakal jadi pembeda di lapangan,” tandasnya.

Rencananya, Senin (15/7) besok skuad akan kembali latihan. Pemain memiliki waktu istirahat lebih dari 24 jam. Pemain kemarin juga menutup sesi latihan pagi dengan ice bath. “Ice bath ini supaya saat ketemu senin sore nanti pemain sudah fresh,” tutupnya. (YD)