Borneo FC U-20 kembali memetik hasil imbang di kompetisi Elite Pro Academy Liga 1 U-20 Grup C, kemarin (3/8). Bertanding di Stadion Bhumi Pala, Temanggung, tim asuhan Ricky Nelson Gideon itu berbagi angka 1-1 melawan Bali United U-20.

Di babak pertama, anak-anak Bali United U-20 lebih mendominasi permainan. Meski demikian, Bali United baru bisa mencetak gol di menit 44 melalui Reza Muhammad Ilham. Keunggulan ini bertahan hingga babak pertama usai.

Di babak kedua, Ricky memasukkan Andre Alexander Awawata menggantikan Firman Djafar. Masuknya Alex membuat daya gedor Borneo FC U-20 menjadi semakin meningkat. Alhasil, di menit 68’ Alex berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Ricky menyebut, mereka sebenarnya nyaris meraih tiga poin jika saja peluang melalui set piece bisa dikonversikan menjadi gol.

“Ya, di babak pertama kita memang ketinggalan. Tapi di babak kedua bisa menyamakan kedudukan dan ada satu peluang set piece yang hampir jadi gol,” jelas Ricky.

Ricky menilai, di laga tersebut finishing menjadi PR yang harus dibenahi di laga berikutnya. Selain itu jarak antarlini dia nilai juga masih terlalu jauh. “Mudahan di pertandingan ketiga kita bisa lebih baik dan menang,” tandasnya.

Disinggung mengenai perubahan permainan setelah masuknya Alex, Ricky menilai pemainnya tersebut memang membawa pengaruh ke permainan. “Ricky punya kecepatan. Kita mau tekan mereka, mau kejar ketinggalan dan mau menang dan akhirnya bisa samakan kedudukan,” tambahnya.

Di pertandingan ketiga nanti, Senin (5/8) Borneo FC U-20 akan menjamu Persipura U-20 di Stadion Gemilang Magelang pukul 15.00 WIB. Ricky mengaku dirinya belum mengetahui permainan Persipura. “Saya belum lihat videonya. Tetapi intinya kita target tiga poin,” tandasnya.

Sementara itu Alex mengaku senang mendapat kepercayaan dari pelatih dan berkat golnya Borneo FC terhindar dari kekalahan. “Saya berterima kasih kepada pelatih karena diberi kesempatan bermain. Melawan Persipura, kami target maksimal, bisa dapat tiga poin,” pungkasnya. (YD)