Perjuangan Pusamania Borneo FC (PBFC) pada babak 16 besar Divisi Utama Liga Indonesia 2014 akan dimulai Selasa (2/9) mendatang. Skuad Pesut Etam akan ditantang Persiwa Wamena di Stadion Segiri Samarinda. Selain itu ada Persinga Ngawi dan Persebo Bondowoso.


Dari ketiga lawan itu, kiper PBFC, Bayu Cahyo menilai Persiwa Wamena bakal menjadi lawan yang patut diperhitungkan. "Bukan berarti Persinga dan Persebo lawan yang mudah, tetapi Persiwa saya nilai bakal memberikan perlawanan yang sengit nantinya," urai eks kiper yang membawa Persebaya Surabaya juara Divisi Utama musim lalu itu.


Wajar saja PBFC mewaspadai Badai Pegunungan sebagai lawan terberat di Grup M, pasalnya klub asuhan Mahmudiana ini berpredikat sebagai juara grup 8 bersama Persigubin Gunung Bintang.


Seperti diketahui, dari seluruh skuadnya, ynama "si anak lama" Edison Pieter Rumaropen yang tahun ini menginjak usia 31 tahun dan mantan kapten Persipura Jayapura, Eduard Ivakdalam yang berusia 40 tahun terdapat dalam skuad Badai Pegunungan.


Selain itu ada, striker yang baru berusia 22 tahun asal Liberia, Yao Rudy Abblude yang baru bergabung di bursa transfer tengah musim ini dari Persipur Purwodadi. Yao Rudy Abblude dalam 6 pertandingan pada putaran kedua, telah mengoleksi 6 gol. Dengan adanya Yao Rudy yang memiliki tinggi 174 cm, suplai-suplai bola terobosan diyakini menjadi andalan Persiwa.


"Tapi siapapun lawannya, PBFC harus tetap siap. Kondisi tim juga saat ini sangat bagus dan siap berlaga pada babak 16 besar Divisi Utama. Kami mohon doa dan dukungan dari suporter Pusamania semua," tutur Bayu. (Kibo)