Lupakan kekalahan, kini fokus harus dicurahkan pada laga berat di akhir putaran pertama. Ya, Borneo FC harus segera melupakan kegagalan meraih angka di kandang Bali United, sekaligus melupakan duka putusnya tren 10 laga tak terkalahkan. Sebab malam nanti di Stadion Pakansari Bogor pukul 19.30 Wita, lawan berat sudah menanti. TIRA Persikabo Bogor adalah tim yang musim ini memberi efek kejut luar biasa pada semua kontestan Liga 1. Sebab musim lalu mereka nyaris terdegradasi ke Liga 1.

“Kondisi pemain saya saat ini bagus. Ini pertandingan sulit, karena kami tahu TIRA Persikabo adalah tim yang kuat dan juga mereka berada di klasemen atas dan kami tidak bermain si kandang. Tapi kami akan mencoba untuk mengambil tiga poin, karena kami tak mendapatkannya di pertandingan terakhir. Dan saya berharap mendapat keberuntungan lebih,” ujar Mario Gomez, arsitek Borneo FC.

Wajar jika Gomez berharap ada keberuntungan. Sebab di pertandingan terakhir, ia melihat timnya kurang beruntung untuk mencuri angka di kandang Bali. Beberapa peluang emas didapatkan saat itu, namun hanya satu yang berhasil dijadikan gol. Selain soal dewi fortuna, Gomez juga menilai kinerja wasit di Bali tidak maksimal. Gomez pun membantah timnya tak tampil konsisten di beberapa pertandingan.

“Di 10 laga terakhir, kami tidak pernah kalah. Kemudian hal itu terpatahkan ketika bertemu Bali. Bukan hanya karena Bali tim yang kuat, tapi juga banyak masalah atas kerja wasit di laga terakhir. Mulai dari alasan penalti, sampai keputusan lain yang merugikan. Tapi itu ok. Tapi sebelum Bali, 10 laga tanpa kekalahan bagi saya itu konsisten. Jadi tidak ada tidak konsisten. Ketika kami kalah, iya. Kami akan mencari jalan untuk menang atau imbang, itu konsisten,” terangnya.

Di laga ini Pesut Etam dipastikan tak bisa memainkan dua pilarnya, yakni Wahyudi Hamisi dan Abdul Rachman. Rachman disanksi karena kartu merah yang diterimanya di Bali. Sementara Wahyudi akumulasi kartu kuning. Namun Gomez sudah bisa memainkan Edy Gunawan di bek kiri, serta debutan Juan Alsina.

“Tapi yang saya tahu, mereka (TIRA Persikabo) juga tak bermain dengan kekuatan penuh. Itu artinya kami punya peluang untuk menang di kandang mereka,” tegas Gomez.

Sementara itu Sultan Samma, salah satu gelandang Borneo FC mengaku siap menjalankan instruksi yang diberikan pelatih. “Kami datang untuk bekerja keras meraih hasil bagus. Kami tahu lawan kami berat, tetapi kami tak takut karena mereka juga punya kelemahan,” kata Sultan.

Sultan mengaku, TIRA Persikabo selama ini tak hanya tergantung pada 1 atau 2 pemain saja. Sebab semua pemainnya punya kemampuan mencetak gol bagus. “Kami memandang TIRA Persikabo tim kuat dan kami berusaha untuk mencuri poin di kandang mereka,” tegas Sultan (SU)