Nama Renan Silva melejit bersama Borneo FC di putaran pertama ini. Gelandang serang asal Brasil tersebut, musim ini menjelma jadi tukang jebol gawang lawan. Bahkan ia kini menjadi top skor di Borneo FC berkat torehan 7 golnya. Ia mengalahkan dua bomber, Lerby Eliandri dan Matias Conti.

"Sebenarnya penampilan saya saat masih di Persija dan sekarang di Borneo FC sama saja. Tetapi saya sekarang memang lebih percaya diri karena saya main 90 menit di hampir semua pertandingan. Jadi saya bisa melakukan yang terbaik. Selanjutnya saya ingin membantu Borneo mencapai targetnya," ujar Renan.

Saat ini Renan memang menjadi kreator tunggal bagi Borneo FC di setiap pertandingan. Namun ia tak hanya sebagai pengumpan kepada para pemain depan, sebab ia pun mencetak gol krusial di beberapa pertandingan.

Ia menegaskan, di Persija ia memang diminta untuk menjadi pelayan bagi pemain depan. Sulitnya, ia jarang dimainkan sejak menit awal di tim Macan Kemayoran tersebut. Hal tersebut dianggapnya menjadi salah satu penghambat dirinya memberi kontribusi kepada tim dalam hal mencetak gol. Hal tersebut berbeda di Borneo FC, dimana ia tak hanya diberi tugas sebagai pengumpan, tetapi menjadi pemecah kebuntuan lewat tendangan jarak jauh.

"Di Persija saya membuat lebih banyak assist karena (Marko) Simic mencetak begitu banyak gol dan saya pun juara di sana. Di Borneo saya mencetak gol, juga ingin mencetak assist dan membantu Borneo. Tapi bagi saya sama saja, tak ada perbedaan. Yang terpenting adalah, bagaimana tim bisa menang. Tak peduli siapa yang mencetak gol,” ujarnya.

Renan berharap ia bisa terus tampil bagus di setiap pertandingan, agar pelatih juga terus memberi kepercayaan pada dirinya di setiap pertandingan. Di putaran kedua, Renan ingin Borneo FC tampil lebih baik lagi dibandingkan putaran pertama.

“Kita sudah bermain bagus di putaran pertama. Tapi kita kehilangan beberapa kali poin kandang. Ini tak boleh terulang di putaran kedua. Semoga nanti kita semakin kompak dan bisa mempersembahkan hasil yang menyenangkan untuk masyarakat Samarinda," tegas Renan. (AR)