Perjalanan Pusamania Borneo FC (PBFC) menapaki asa lolos ke ISL kembali dimulai. Selasa (2/9) nanti PBFC akan mengawali laga di babak 16 Besar Divisi Utama Liga Indonesia di Stadion Segiri. Adalah Persiwa Wamena yang menjadi lawan pertama Pesut Etam untuk ditaklukkan.


Selama jeda sebelum memasuki babak 16 Besar sangat dimanfaatkan skuad asuhan Iwan Setiawan ini untuk berlatih maksimal. Bahkan di beberapa kesempatan, tim berlatih hingga dua kali dalam sehari. "Persiapan babak 16 besar semua berjalan lancar dan baik. Di beberapa sesi kita juga melakukan latihan keras," beber Iwan.


Iwan Setiawan sangat menyadari bahwa lawan yang akan dihadapi PBFC nanti bukan tim sembarangan. "Mengenai Persiwa, tim ini punya sejarah sepakbola yang baik. Dan yang pasti masih kita ingat, mereka sebelumnya bermain di ISL dan merupakan tim kuda hitam," ungkap Iwan.


Persiwa Wamena lolos ke babak 16 Besar dengan predikat sebagai juara Grup 8. Tim berjuluk Badai Pegunungan ini masih mempertahankan muka-muka lama di timnya, sebut saja Pieter Rumaropen, Yesaya Desanam, dan Hobert Robert Elopere. Ditambah lagi pemain kawakan Eduard Ivakdalam serta bomber gres mereka yang wajib diwaspadai barisan pertahanan PBFC, Yao Rudy Abblude.


PBFC yang selama babak penyisihan grup menyapu bersih semua laga kandang tentu tidak ingin kehilangan muka saat lawan Persiwa. Kemenangan di laga perdana babak 16 Besar sangat penting untuk meningkatkan motivasi tim di pertandingan-pertandingan selanjutnya.


Iwan Setiawan optimis timnya bisa meraih hasil maksimal di laga nanti. "Laga perdana lawan Persiwa nanti Insya Allah kami akan berjuang maksimal untuk meraih poin penuh. Kemenangan adalah harga mati," pungkasnya. (Zai)