Ichsan Kurniawan seolah menghilang dari skuad Borneo FC. Cedera lutut membuat pemain yang dikenal pekerja keras di lapangan tengah tersebut harus menepi beberapa waktu. Namun kini mantan pemain Sriwijaya FC tersebut mengaku, sudah tak ada masalah dengan cedera lutut kanannya.

“Kondisi saya sudah sangat baik sekarang dan masalah fisik sudah dikejar pasca penyembuhan di Jakarta. Sekarang saya siap bermain selama 90 menit,” ujar Ichsan.

Meski menyatakan diri sudah sembuh dan tak ada masalah dengan fisiknya, Ichsan mengaku keputusan bermain atau tidak ada di tangan pelatih. Ia pun menyadari persaingan di lini tengah Borneo FC saat ini sangat ketat. Memang sudah tak ada nama Fingky Pasamba dan Asri Akbar. Namun pemain lain seperti Dirga Lasut, Wahyudi Hamisi, Juan Alsina, Firdaus Ramadhan bahkan Sultan Samma, saat ini bisa mengisi pos tersebut. Itulah sebabnya, meski sudah sembuh Ichsan tak mau merasa dirinya akan langsung menjadi bagian dari starting eleven.

Disinggung mengenai trauma cedera, Ichsan mengaku hal tersebut sangat normal terjadi pada pemain bola. Namun ia berusaha untuk tidak terus mengingat kejadian yang membuat dirinya cedera. "Pastinya ada sedikit trauma, tapi bagi saya kalau berpikir awal cedera itu terjadi, sama saja saya tidak mengembangkan potensi. Malah bisa mengubur cita-cita dan ambisi saya,” ujarnya lagi.

Ichsan memang bukan kali ini saja mengalami cedera. Ia sempat terlempar dari Sriwijaya FC musim lalu juga karena cedera. Gaya bermainnya yang keras, membuat Ichsan sangat rentan akan hal tersebut. Namun seiring kesembuhannya saat ini, Ichsan ingin memberikan kemampuan terbaik pada Borneo FC, terutama di putaran kedua yang segera diputar.

"Semoga memasuki putaran kedua ini saya bisa berkontribusi lebih banyak untuk Borneo FC. Apalagi sekarang permainan tim dalam progres yang bagus. Setidaknya kami ingin terus membenahi posisi di klasemen, sampai akhirnya apa yang diinginkan manajemen bisa terwujud, yakni berada di papan atas klasemen akhir musim ini,” harapnya. (AR)