Borneo FC akan melakoni laga perdana putaran kedua Liga 1 2019, di mana mereka akan bertandang ke markas Arema pada Jumat (13/9/2019) di Stadion Kanjuhuruan Malang. Usai menjalani 5 hari pemusatan latihan di Batu, pelatih kepala Borneo FC, Mario Gomez mengatakan cukup optimistis untuk dapatkan poin dalam laga pembuka putaran kedua tersebut.

"Kita sudah melakukan persiapan dengan baik. Karena kita tahu Arema tim yang kuat. Apalagi mereka bermain di kandang, tapi kami akan berusaha bawa pulang 3 poin dari sini," ungkapnya.

Borneo FC selama TC juga merekrut 5 pemain muda dari Borneo FC U-20. Menurut Gomez hal itu menambah daya tempur mereka hadapi Arema. "Pada TC menjadi bekal untuk lawan Arema. Kita juga membawa pemain muda yang mungkin akan sangat berguna untuk laga besok (hari ini)," jelasnya.

Sejauh ini, Borneo FC mengantongi catatan yang cukup memuaskan selama berhadapan dengan Arema. Dari 7 laga, mereka tidak pernah kalah, yaitu 4 menang dan 3 imbang. Apalagi Gomez juga memiliki kenangan yang cukup buruk kala tandang ke markas Arema, meski saat itu dia menukangi klub yang berbeda. Namun bagi Gomez hal itu menjadi bagian dari masa lalu. Karenanya ia akan berusaha bersama seluruh elemen Borneo FC untuk dapatkan poin dalam laga hari in.

"Mungkin, tapi itu adalah masa lalu, yang penting saat ini, kita mencoba untuk menang, untuk mendongkrak posisi kita di klasemen," serunya.

Sementara itu, salah satu pemain lini belakang Borneo FC, Abdul Rahman mengatakan persiapan mereka sudah lebih dari cukup untuk memulai laga perdana putaran kedua besok. Meski diakui Abdul Rahman tidak akan mudah mendapatkan poin di kandang Arema dan perlu kerja keras, apalagi mereka cukup mewaspadai kebangkitan tuan rumah.

"Persiapan cukup baik selama seminggu ini usai TC di Batu. Artinya kita datang bukan sekedar menjalankan pertandingan tapi untuk bawa pulang poin dari sini. Tentu tidak mudah, kita serius menatap laga esok (hari ini). Ya, setelah TC kita ibarat seperti isi bensin. Kita Insya Allah sudah full bensin untuk laga besok (hari ini)," jelas Abdul Rahman. (AR)