Tim besutan Mario Gomez ini akan bertemu salah satu tim kuat, yakni Madura United pada Rabu (18/9). Jelas bukan pertandingan mudah, meski calon lawan saat ini tengah mengalami tren negatif dalam beberapa pertandingan terakhir.

Dandri Dauri, manajer tim mengatakan, apa yang didapat tim saat bertemu TIRA Persikabo dan Arema FC adalah sesuatu yang harus disyukuri. Sebab tren positif tim sudah kembali usai dikalahkan Bali United beberapa waktu lalu.

“Kita mampu menahan imbang TIRA Persikabo dan Arema FC. Saya pikir itu adalah hasil bagus, meski hasil tersebut tak menjamin kita akan mudah meraih angka di kandang. Apalagi lawan kita adalah Madura United, tim yang musim ini banyak dihuni pemain bintang,” ujar Dandri.

Apa yang dikatakan Dandri memang sangat wajar. Terlebih di musim ini, Madura United adalah tim yang paling dalam memberikan luka pada Borneo FC. Sebab hanya Sappeh Kerap – julukan Madura United – yang memberikan kekalahan 0-3 atau terbesar sepanjang perjalanan tim di Liga 1 musim ini.

“Kita harus tampil maksimal di pertandingan nanti. Sebab lawan datang dengan ambisi ingin meraih angka setelah di laga terakhir hanya bermain imbang melawan Barito Putera di Pamekasan,” sebut Dandri.

Madura United memang tengah “galau” saat ini. Sepeninggal pelatih Dejan Antonic yang mengundurkan diri, Rasiman sebagai pelatih pengganti belum mampu mengembalikan permainan apik Alberto “Beto” Goncalves dkk. Sebelum ditahan Barito Putera, mereka sempat pula diimbangi Semen Padang.

Dandri berharap kekalahan di putaran pertama bisa dibalas di kandang. Dan Mario Gomez diyakininya bisa memberikan taktik dan strategi terbaik untuk mewujudkan hal tersebut. Disinggung mengenai tren lawan yang tak stabil, serta adanya isi perpecahan dalam tim Madura United, Dandri tak mau berkomentar banyak. Sebab ia ingin pelatih lebih fokus pada permainan timnya di laga nanti.

“Soal isu di kubu lawan saya pikir itu jadi beban mereka. Yang jelas dengan raihan dua hasil bagus di partai tandang, kita tetap harus waspada. Jangan sampai malah jadi bumerang,” ujarnya. (AR)