Super! Permainan menarik ditampilkan penggawa Pesut Etam saat menaklukkan Tim Badai Pegunungan, Persiwa Wamena, di Stadion Segiri Samarinda, Selasa malam (2/9). Tiga gol tanpa balas berhasil disarangkan anak asuk Iwan Setiawan ini. Target mencuri poin Persiwa pun harus ditelan balik.


Baru hitungan detik, free kick Danilo Fernando yang disambut Rahmat Latif sudah mengancam gawang Persiwa dan menghasilkan corner kick. Dari sepak pojok inilah gol pertama Pusamania Borneo FC (PBFC) tercipta lewat tandukan Febri Setiadi Hamzah.


Terlecut oleh gol cepat tuan rumah, Persiwa ganti mengambil inisiatif penyerangan. Beberapa peluang mereka dapatkan, diantaranya lewat Septianus Alua dan Pieter Rumaropen. Lemahnya penyelesaian akhir barisan penyerangan Persiwa yang selalu menggagalkan tim Badai Pegunungan mencetak skor.


Keasikan menyerang, lini belakang Persiwa pun kelabakan menerima counter attack PBFC yang memaksa bek Persiawa menahan bola dengan tangannya. Wasit tidak ragu menunjuk titik putih. Eksekusi elegan El Capitano Danilo Fernando di menit 32 meluncur mulus ke gawang Persiwa yang dikawal Zul Bahra. Skor 2-0 untuk keunggulan PBFC menutup babak pertama.


Di babak kedua, serangan cepat yang dilancarkan PBFC sesaat setelah kick off kembali berbuah gol. Kali ini Fernando Soler yang menjadi aktornya. Gol keenam penyerang gaek asal Argentina ini bagi Pesut Etam.


Ketinggalan tiga gol, permainan Persiwa menjurus kasar. Beberapa kali pemain-pemain PBFC harus ditekel keras, beruntung tidak ada penggawa Pesut Etam yang mengalami cedera serius.


Sampai wasit meniupkan peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan tidak ada gol tambahan yang tercipta oleh kedua kesebelasan. Skor 3-0 untuk kemenangan PBFC menasbihkan Pesut Etam untuk sementara memuncaki klasemen Grup M Babak 16 Besar Divisi Utama. Di pertandingan lain di Grup M, Persinga Ngawi menundukkan Persebo Bondowoso lewat skor tipis 1-0. (Zai)