Nama Lerby Eliandri kembali menjadi bagian dari timnas Indonesia di perhelatan Piala Dunia 2020. Setelah sempat dipanggil di era Alfred Riedl untuk Piala AFF 2016, kini Lerby kembali dipercaya menjadi bagian dari timnas untuk menghadapi dua pertandingan, yakni melawan Uni Emirat Arab pada 10 Oktober, serta Vietnam, 15 Oktober mendatang.

Pada dua laga awal timnas di ajang ini, Lerby tidak menjadi bagian dari tim saat kalah dari Malaysia dan Thailand. Namun berkat penampilan apiknya dalam beberapa pertandingan Borneo FC, pelatih timnas Simon McMenemy pun menyertakannya kali ini. Rasa bangga jelas ada pada diri Lerby, terlebih ia sempat tak dilirik setelah Riedl tak lagi menjadi pelatih kepala timnas.

"Membela negara adalah sebuah kebanggaan bagi semua semua pemain sepak bola di dunia. Saya sekarang mendapat kesempatan itu dan saya sudah pasti bangga. Kesempatan yang tidak akan saya sia-siakan untuk memperlihatkan kemampuan saya. Saya siap bermain habis-habisan bersama timnas dan membantu negara memenangkan dua pertandingan nanti,” terang Lerby.

Namun Lerby harus kerja keras untuk menjadi pilihan utama di timnas saat ini. Sebab ada beberapa nama yang selama ini menjadi starter setiap timnas senior bermain. Salah satunya adalah Alberto Beto Goncalves. Selain itu ada pula nama Irfan Bachdim, striker milik Bali United. Tapi Lerby mengaku tak masalah harus bersaing dengan pemain lain. Hal tersebut disebutnya sebagai suatu hal yang wajar dalam satu tim. Di Borneo FC pun ia merasakan persaingan tersebut.

"Persaingan pasti ada dan saya anggap itu hal biasa. Apalagi untuk level timnas. Sebab pemain yang dipanggil adalah mereka yang terbaik. Jadi semua harus bersaing untuk menjadi yang lebih baik dan saya siap untuk itu. Soal nanti saya dimainkan atau tidak, itu menjadi kewenangan pelatih kepala. Kami semua percaya pada pelatih karena ia yang lebih tahu soal taktik dan strategi," sebutnya.

Menjadi bagian dari timnas sudah pasti membuat Lerby tak bisa bermain untuk Borneo FC. Padahal tim saat ini sangat membutuhkan tenaganya untuk menghadapi beberapa pertandingan. Namun ditundanya laga lawan Persebaya dan Persija, setidaknya membuka peluang Lerby untuk bisa bermain di pertandingan mendatang bersama Pesut Etam.

“Saya sih berharap bisa terus bermain nantinya bersama klub. Saya dengar pertandingan ditunda dan itu membuat saya bisa bermain bersama klub nantinya. Tapi kalaupun tak bisa, saya berdoa semoga teman-teman di Borneo FC bisa mempertahankan tren yang sudah positif ini. Saya berdoa dan mendukung mereka," sebutnya Lerby. (AR)