Duel Persebaya Surabaya kontra Borneo FC, kemungkinan besar tak akan mengalami perubahan jadwal, yakni pada 11 Oktober mendatang. Banyaknya pertandingan ditunda karena tak mendapat izin keamanan, sempat menjadi kekhawatiran manajemen Pesut Etam. Sebab jika pertandingan kembali ditunda, maka akan banyak kerugian dialami Borneo FC. Tak hanya dari sisi teknis, dimana tim sedang menemukan performa bagus saat ini, tetapi juga pada urusan finansial.

Terlebih sejak kemarin, para pemain Borneo FC sudah berada di Surabaya untuk menjalani latihan, sebagai persiapan menghadapi pertandingan nanti. Setelah diliburkan, pemain kini diharapkan kembali fokus pada kompetisi.

Sultan Samma, gelandang Borneo FC kemarin mengaku, libur yang diberikan pelatih membuat dirinya dan pemain lain kini lebih fresh. “Setelah tiga hari melupakan urusan sepak bola, kini kami kembali berkumpul dan menjalani latihan di Surabaya. Jelas kondisi sekarang lebih segar,” ujar Sultan.

Mantan pemain Persiba Balikpapan dan Sriwijaya FC tersebut mengaku, meski libur dirinya tetap menjaga kondisi dengan jogging. Sebab ia tahu saat libur telah berakhir, tim pelatih pasti akan memberikan program berat pada pemain. Ia jelas tak mau harus mengulang kekuatan kondisi fisiknya sejak awal setelah liburan.

“Jogging itu untuk menjaga agar stamina kita tetap terjaga. Karena setelah latihan lagi, pelatih pasti memberi program fisik dan itu pasti akan berat,”

Disinggung mengenai pertandingan melawan Persebaya, Sultan berharap tak ada lagi penundaan. Sebab jika terus diundur, kerugian akan dialami pemain karena kehilangan atmosfer kompetisi serta kehilangan performa yang sudah baik di Borneo FC saat ini. “Kami sih maunya cepat main, agar tak terlalu lama kehilangan apa yang sudah kami dapatkan bersama-sama,” tegasnya.

Musim lalu, Sultan menjadi salah satu bagian dari tim yang sukses merebut tiga angka di kandang Persebaya. Dan musim ini, ia ingin momen musim lalu bisa diulang. Artinya tiga angka bisa dibawa ke Samarinda.

Borneo FC sendiri dipastikan tanpa dua pilar belakang mereka di laga nanti, yakni Otavio Dutra serta Hansamu Yama Pranata yang sedang berjuang di kuaifikasi Piala Dunia 2022 menghadapi Uni Emirat Arab. Meski demikian, Sultan tak memandang hal tersebut sebagai keuntungan. Sebab ia yakin, pemain yang dipasang sebagai pengganti kedua pemain tersebut pasti ingin menunjukkan performa terbaiknya.

“Memang bisa jadi keuntungan bagi kami, tetapi itu bukan hal utama. Persebaya punya banyak pemain bagus dan itu sangat kami pahami. Yang jelas kami ingin bermain maksimal dan kembali merebut angka di Surabaya,” tegasnya. (AR)