Borneo FC cukup gemilang di bawah arahan pelatih kepala Mario Gomez pada musim 2019 ini. Memang sejak awal target tinggi telah dicanangkan pihak Pesut Etam untuk bisa lolos dan bersaing di level Asia. Tentu peluang masih terbuka lebar bagi tim asal Samarinda itu untuk terus bersaing di papan atas. Untuk klasemen saat ini masih dipuncaki Bali United (48 poin), diikuti Madura United (38 poin), Tira-Persikabo (36 poin), dan Borneo FC (33 poin).

Kerja keras seluruh elemen diperlukan dalam mencapai target tersebut. Gomez pun selalu memberikan arahan kepada seluruh pemainnya agar bisa dapat poin dalam setiap laga. Cukup ampuh, dari 20 kali main, mereka sudah menang 8 kali, imbang 9 kali, dan baru kalah 3 kali.

"Kami selalu menginginkan tiga poin di setiap pertandingan. Meski dapatkan satu poin dan itu tak apa. Karena saya melihat setelah 90 menit kita dapat seri. Itu tak apa, poin yang bagus," ungkap pelatih asal Argentina itu.

Baginya seluruh pemain harus terus konsentrasi menatap laga ke depan, karena baginya setiap laga berbeda dan pertarungan belum berakhir. Butuh racikan dan strategi yang berbeda pula dalam setiap laga.

Gomez pun butuh pemain fresh untuk dimainkan, ia tidak ingin ambil resiko dengan memasang pemain dalam kondisi tidak fit. Karenanya Borneo FC terus memainkan pemain yang berbeda dengan lakukan rotasi, bahkan hal itu juga menjadi peluang bagi pemain muda untuk tampil dan unjuk gigi.

"Setiap laga pasti berbeda. Kemarin adalah masa lalu. Saya sangat bangga kepada pemain-pemain saya yang dapat mengerti situasi dan dapat bermain lebih baik," serunya.

Pesut Etam saat ini sudah dikumpulkan pada 7 Oktober 2019 di Surabaya. Mereka akan bertandang kontra Persebaya Surabaya pada 11 Oktober 2019 mendatang. (AR)