Borneo FC benar-benar punya modal bagus jelang laga kandang menghadapi Kalteng Putra, Selasa (22/10) malam besok. Kemenangan atas Bali United dengan setengah lusin gol, mengangkat mental serta motivasi pemain jelang laga ini. Terlebih jika mampu kembali menang atas Kalteng Putra, maka posisi di papan atas akan lebih aman dari kejaran para pesaingnya di klasemen sementara Liga 1.

"Pemain sekarang dalam motivasi yang bagus untuk menatap pertandingan setelah lawan Bali United. Modal menang besar jadi pelecutnya. Tapi yang perlu diingat, pertandingan lawan Bali United sudah selesai dan kami harus melihat lawan setelah ini, yakni Kalteng Putra. Bagaimanapun target kami adalah meraih tiga poin," ujar Ahmad Amiruddin, asisten pelatih
.
Disebutkan Amir, sapaan akrab Ahmad Amiruddin, para pemain sudah harus melupakan kemenangan terbesar di musim ini tersebut. Sebab pertandingan berikutnya jelas tak mudah, karena lawan dihadapi pun berbeda. Kalteng Putra disebut Amir tetaplah tim kuat, meski posisi mereka kini ada di papan bawah. Tim asuhan Mário Gomes de Olivera tersebut, punya potensi untuk mengubur misi merebut tiga angka Borneo FC di kandang.

Kalteng Putra sendiri di pertandingan terakhirnya, dibekap Barito Putera dengan skor 0-3. Hasil tersebut membuat mereka terlempar di dasar klasemen dan membuat Barito Putera meninggalkan zona degradasi.

"Kami dengar Kalteng Putra ada banyak masalah saat ini. Namun di luar dari masalah yang dihadapi lawan, jangan sampai membuat anak-anak jemawa. Kami harus tetap respect pada lawan, karena setiap pertandingan atmosfernya berbeda. Kami tak mau pemain menganggap pertandingan akan mudah, karena itu bisa membuat pertandingan tak berjalan sesuai keinginan kami," terangnya lagi.

Sayangnya di pertandingan besok malam, Borneo FC tak bisa menurunkan Sultan Samma. Pemain yang saat bertemu Bali United bermain sangat bagus tersebut, absen karena hukuman kartu kuning. Namun Amir memastikan absennya Sultan tak akan banyak membawa pengaruh dalam tim. Sebab masih ada pemain pengganti yang kualitasnya dinilai cukup mumpuni.

"Kami memang kehilangan Sultan Samma karena akumulasi kartu kuning. Penggantinya kami masih banyak opsi di sana. Tinggal kita lihat di latihan terakhir. Sebab pelatih kepala akan melihat sampai sejauh mana kesiapan pemain pada saat sesi latihan terakhir sebelum pertandingan,” tegas Amir. (UPI)