Borneo FC dipastikan tak hanya akan kesulitan menghadapi Barito Putera dari sisi permainan, serta tekanan dari suporter mereka yang tergabung dalam Barito Mania (Bartman). Kesulitan lain yang akan dirasakan adalah mengenai kondisi lapangan. Ya, beberapa sisi lapangan Demang Lehman terkelupas dan tak ditumbuhi rumput. Hal ini diketahui saat para pemain Pesut Etam menjalani uji coba lapangan resmi kemarin pagi.

Gomez sempat geleng-geleng kepala saat melihat kondisi lapangan. Namun karena lapangan tersebut menjadi kandang tuan rumah, ia pun mau tak mau harus tetap memberikan materi latihan.

“Saya tak mau bicara banyak soal kondisi lapangan. Tapi perlu diketahui, Indonesia sebenarnya punya pemain bagus, namun tak semua tim punya stadion dan lapangan bagus. Kalau lapangan latihan dan pertandingan bagus, saya yakin semua tim bisa bermain bagus pula,” ujar Gomez.

Gomez memang tak menyinggung secara keras soal kondisi lapangan ini. Namun dari bahasa yang diutarakannya, jelas ia tak begitu senang dengan lapangan pertandingan malam nanti. Kepada awak media, dirinya menyebut beberapa lapangan yang disebutnya sangat bagus di Indonesia, diantaranya adalah milik Madura United, yakni Stadion Ratu Pamelingan serta Gelora Bung Tomo milik Persebaya Surabaya.

“Semua pasti menginginkan lapangan bagus seperti Madura dan Surabaya, karena itu yang memang diinginkan. Saya sendiri meminta kepada presiden klub (Nabil Husein Said Amin), untuk terus meningkatkan kualitas lapangan di Samarinda karena itu sangat penting,” tegasnya.

Gomez menyadari, Demang Lehman bukanlah kandang utama Barito Putera di pentas Liga 1 musim ini. Ia tahu Stadion 17 Mei Banjarmasin masih dalam tahap perbaikan. “Tapii saya tahu ini bukan lapangan utama Barito Putera,” pungkasnya. (AR)