Libur yang diberikan pelatih dimanfaatkan oleh semua pemain berkumpul dengan keluarga, tak terkecuali oleh Muhammad Sihran. Meskpun dirinya tidak kembali ke kampung halamannya, namun dia berkumpul dengan keluarga kecilnya yang ada di Samarinda.

Pemain bernomor punggung 90 ini juga tak lupa untuk terus menjaga kondisi fisiknya di sela libur ini. "Libur ini saya manfaatkan barengan keluarga di Samarinda aja. Kebetulan ada keluarga disini sekaligus jaga kondisi disini. Ya jogging sama ke gym jadi aktifitas harian saya selama libur ini, sama tetep jaga pola makan," ujarnya.

Sihran pun dipastikan absen saat Borneo FC dijamu PSS pada 20 November mendatang. Hukuman akumulasi dia dapat setelah mengkoleksi total 3 kartu kuning. "Sedih sebenernya nanti ini ndak bisa bantu tim waktu lawan PSS di Sleman, soalnya kena hukuman akumulasi saya. Kartu kuning kemarin juga karena saya tidak bisa jaga emosi ketika lihat wasit seperti itu, mungkin harus sabar lagi kan," lanjutnya.

Terkait peluang naik dari papan klasemen sementara ini, dirinya mengaku peluangnya sangat terbuka lebar asal semua mau bekerja keras. "Masih terbuka kok peluang kita untuk naik ke atas lagi, ya asal bisa kerja keras setiap latihan dan di pertandingan. Insya Allah bisa tercapai," pungkasnya. (SAN)