Masih ingat pertemuan Persela Lamongan kontra Borneo FC pada 29 Juli yang berakhir imbang 2-2? Ya, laga tersebut diwarnai keributan di akhir pertandingan. Semua berawal dari keputusan wasit Wawan Rapiko yang memberikan penalti kepada Borneo FC, setelah kiper Dwi Kuswanto melakukan pelanggaran terhadap Wahyudi Hamisi, usai terjadi perebutan bola di kotak penalti. Pertandingan sendiri baru berakhir selama 120 menit setelah ada friksi antara wasit dan pemain Persela, yang akhirnya melibatkan para pemain Borneo FC.

“Kami masih ingat bagaimana tuan rumah melakukan protes dan berujung pada tertahannya kami di ruang ganti karena suporter tuan rumah marah. Tapi kami sudah melupakan hal tersebut,” beber Dandri Dauri, manajer tim.

Dandri mengatakan, di pertandingan nanti ia tak mau kejadian seperti di Stadion Surajaya Lamongan terulang di Stadion Segiri. Ia pun meminta kepada suporter Borneo FC, khususnya Pusamania untuk tetap menjaga situasi aman sebelum, saat dan setelah pertandingan. Sebab ia percaya Pusamania adalah suporter yang dewasa dalam menyikapi persoalan yang melibatkan Borneo FC.

“Dan saya juga percaya Pusamania bisa menjaga situasi di pertandingan dengan baik. Kita tak usah memikirkan mau balas dendam atau apa. Saya juga tak mau ada intimidasi dan sebagainya pada kubu Persela, terutama pendukung mereka,” sambungnya.

LA Mania, kelompok suporter Persela disebut Dandri tetap akan diperlakukan layaknya suporter tamu yang datang ke Stadion Segiri. Mereka tetap akan ditempatkan di tribun VIP di bawah pengawalan keamanan dan beberapa anggota Pusamania.

Selama ini LA Mania dan Pusamania sendiri tak pernah terlibat persoalan. Terlebih Pusamania selama Liga 1 bergulir, selalu memberikan pelayanan terbaik kepada setiap suporter tim tamu.

“Bisa dilihat selama ini, tim lawan yang datang dengan suporternya tak pernah merasakan ada masalah, walaupun Borneo FC gagal menang. Jadi saya harap itu juga diberlakukan pada suporter Persela. Lupakan masalah di Surajaya, sebab fokus kami sekarang adalah meraih kemenangan untuk mendapatkan tiga angka agar bisa terus berada di papan atas,” pungkasnya. (SU)