Baru saja melakoni laga tandang melawan Persebo Bondowoso yang berakhir dengan kemenangan PBFC 0-2 di Lumajang sabtu (6/9) lalu, skuad Pesut Etam kembali harus menghadapi runner-up grup M, Persinga Ngawi, Rabu malam (10/9) di Stadion Segiri.


Jadwal 16 besar yang harus memainkan laga sebanyak 6 kali dalam rentang waktu 24 hari, membuat jeda waktu yang hanya 4 hari tiap pertandingan. Ditambah kondisi tiap tim yang harus melakoni laga kandang dan tandang, otomatis menjadi masalah tersendiri bagi tiap tim, begitupun bagi Pusamania Borneo FC (PBFC).


"Padatnya jadwal 16 besar memang menjadi kendala bagi semua tim, tapi bagaimana kita memanajemen waktu dan kesempatan berlatih. Tidak ada waktu untuk melakukan latihan reguler," ujar Iwan Setiawan, pelatih utama PBFC.


Seusai melawan Persebo, skuad Pesut Etam baru tiba di Samarinda baru minggu sore. Baru hari ini, tim jalani latihan resmi. "Baru kemarin pemain datang, tidak bisa kita beri porsi latihan normal. Tapi demi menjaga pemain agar tidak kelelahan kami tim pelatih hanya memberikan porsi muscle regeneration training bagi mereka," tambah coach IS.


Di salah satu tempat kebugaran di daerah GOR Segiri, seluruh punggawa PBFC mengikuti latihan pemulihan massa otot ini, minus Danilo Fernando yang sedang izin urusan keluarga di Sidoarjo. "Jadi efektif kita cuma latihan besok (Selasa) pagi saja, sebelum lusa kita menjamu Persinga. Saya harap pemain dalam kondisi fit sehingga saya bisa meramu strategi dan taktik secara maksimal," pungkasnya. (Dony)