Borneo FC mempunyai peluang besar untuk memantapkan posisi di peringkat kedua klasemen sementara Liga 1 2019 setelah pada pekan 28 kemarin, pesaing terdekat gagal mendulang poin penuh. Melihat kondisi ini, manajer tim Dandri Dauri menganggap ini sebagai keberkahan.

“Terus terang, pekan ke-28 adalah anugerah bagi kami. Musibah berupa denda yang kami dapatkan dari Komdis PSSI, menjadi berkah dengan mendapat tiga poin di Sleman. Ini ditambah dengan tumbangnya lawan-lawan kami sebagai pesaing di klasemen,” ujar Dandri.

Untuk mendapat peluang tetap berada di papan klasemen sementara, Dandri meminta kepada seluruh pemainnya, agar tak memandang enteng lawan. Sebab meski posisi Persela sekarang ada di peringkat bawah, namun ancaman tetap dihadirkan tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut. Pemain pun diminta jangan jemawa, serta melupakan masalah di putaran pertama saat bertemu Persela.

Yang menambah keyakinan merebut tiga angka bisa didapatkan adalah, komposisi tim sudah lengkap kembali di laga ini. Renan Silva sudah lepas dari sanksi. Sementara Diego Micheils pun sudah dinyatakan pulih dari cedera. Begitu pula dengan Ambrizal Umanailo yang sempat mengalami masalah di bagian pahanya kala bertemu Sleman.

“Jelas lengkapnya komposisi pemain ini menambah keyakinan kami. Tapi ya itu tadi, saya pribadi tak mau pemain menganggap enteng lawan,” imbuhnya.

Satu hal yang pasti kata Dandri, semua partai kandang di sisa kompetisi ini harus dimenangkan. Ditambah mampu mencuri angka di kandang PSM Makassar, Semen Padang dan Persipura Jayapura. Kalau hal tersebut mampu dilakukan, maka posisi saat ini diyakini bisa bertahan sampai akhir kompetisi.

“Kami ingin membayar kegagalan di Piala Indonesia. Sebab kalau kami mampu menjadi juara saat itu, maka jatah bermain di level Asia bisa didapatkan. Tapi sekarang peluang itu datang di kompetisi yang lebih ketat. Insya Allah seluruh pemain dan pelatih bisa melakukannya,” pungkas Dandri. (SU)