Kekalahan Borneo FC kontra Persela Lamongan, Rabu (27/11) malam lalu masih menyisakan luka. Bagaimana tidak, anak-anak Pesut Etam gagal memanfaatkan momentum untuk semakin kokoh di peringkat kedua. Terlebih para pesaingan di posisi bawah bertumbangan. Keinginan menang agar gap poin semakin lebar, ternyata tak menjadi kenyataan.

Dan kini para pemain sudah pasti harus berjuang lebih keras lagi, mengingat selisih poin sesama tim di papan atas semakin ketat. Namun bagi Mario Gomez, keinginan untuk mempertahankan posisi di papan atas bukan pada para pesaing, melainkan tim sendiri. Ya, Gomez menegaskan kalau lawan sebenarnya Borneo FC ada pada diri pemain sendiri.

"Bagi kami yang jadi kendala untuk tetap bertahan di posisi sekarang bukan Madura, bukan Persipura dan bukan PSM Makassar, tapi kami sendiri. Itu problem kami. Kami tak butuh memikirkan tim lain. Kami adalah masalahnya, karena kami kalah dan membuat banyak kesalahan. Itu perbedaannya,” ujar Gomez.

Dijelaskan Gomez, kekalahan yang dialami Persipura dan PSM Makassar serta Madura United menjadi masalah mereka. Namun kekalahan Borneo FC pun menjadi masalah bagi tim saat ini. Di saat kemenangan sangat diharapkan dan bertemu tim Persela Lamongan yang tengah berjuang dari zona degradasi, Pesut Etam justru takluk dan itu terjadi di kandang sendiri.

“Sekarang kami tak boleh kalah lagi di rumah ataupun di tandang, karena kami bermain buruk. Saya tahu ini tanggung jawab saya," papar Gomez.

Kekalahan kemarin ujar Gomez tak boleh disesali terlalu lama. Tim harus bangkit menghadapi pertandingan berikutnya, yakni PSM Makassar. Ini jelas pertandingan berat, karena dimainkan di kandang lawan. Dan secara materi, PSM adalah tim yang kuat dari sisi materi dibandingkan Persela.

"Kami harus kembali ke jalan kami yang benar seperti saat kami melawan Bali. Kami harus berjuang. Mungkin di laga yang lalu kami tak bermain dengan baik, tapi kami berjuang. Semua orang berjuang. Itu perbedaannya," sambungnya.

Gomez sendiri sudah menekankan kepada pemain, kalau mereka bermain sama seperti melawan Persela, maka kesempatan mendapatkan angka di kandang PSM akan semakin berat.

“Sekarang mereka harus fokus dan bekerja keras untuk pertandingan terdekat. Saya minta ke pemain seperti itu nanti. Sebab kalau mereka masih tak berkembang, maka kesempatan mencapai target di akhir kompetisi akan semakin berat, karena persaingan semakin ketat,” pungkasnya. (SU)