Perjuangan Borneo FC kontra PSM Makassar dua hari lalu tetap layak diacungi jempol. Meski gagal meraih kemenangan, secara permainan tetap memukau karena tampil tanpa gelandang asing andalan Renan Silva.

Renan yang biasa tampil inti memang selalu merepotkan pemain lawan. Namun kontra PSM dia absen karena akumulasi kartu. Sebagai ganti, ada Terens Puhiri yang dicoba bermain lebih ke tengah. Variasi serangan ini terbukti ampuh merepotkan pertahanan PSM.

Asisten pelatih Borneo FC Ahmad Amiruddin menuturkan, permainan tim tak banyak berubah. Sebab masing-masing pemain paham dengan taktik dan stategi yang digunakan. "Bedanya ya tidak ada yang berani pegang bola lama seperti Renan. Sebagai gantinya kami mengandalkan serangan dari sisi lapangan," ujar Amir, sapaannya.

Di laga selanjutnya, Amir belum bisa memastikan kondisi Renan. Jika belum pulih dari cedera, formasi yang diterapkan bakal mirip seperti melawan PSM. "Selanjutnya kami punya dua laga kandang. Tanpa Renan harusnya tidak masalah. Borneo FC tidak mengandalkan satu atau dua pemain saja," imbuhnya.

Di sisi lain, sebenarnya ada sosok lokal yang bisa mengatur aliran bola yakni Sultan Samma. Namun tingkat akurasi eks Persiba Balikpapan ini dianggap belum menyamai Renan. "Ya kalau Sultan semua sudah tahu kualitasnya. Juga bisa diandalkan. Saling menyemangati saja agar performa bisa maksimal," pungkasnya. (ABI)