Hanya menjadi kiper kedua di awal-awal bergulirnya kompetisi Divisi Utama 2014 tidak membuat Juni Irawan patah arang. Hasil dari latihan selama ini pun sekarang berbuah manis. Dipercaya menggantikan posisi Bayu Cahyo yang sempat absen di beberapa laga akibat hukuman dari Komdis tidak disia-siakan Juni.


Ya, kini kiper bernomor punggung 16 ini bahkan menjadi pilihan utama untuk mengawal gawang Pesut Etam. Permainan apik dan grafik menanjak yang diperlihatkan Juni membuatnya selalu dipercaya tim pelatih di beberapa pertandingan terakhir Pusamania Borneo FC (PBFC) saat masih babak penyisihan sampai sekarang memasuki babak 16 besar.


Arief Yanto, pelatih kiper PBFC pun angkat bicara soal perkembangan penjaga gawang PBFC. "Kiper PBFC yang sekarang ini tidak membuat saya pusing, karena antara Bayu dan Juni progressnya setiap latihan naik terus. Dan untuk sementara Juni yang teratas," beber Arief.


Juni sendiri berjanji akan terus bermain maksimal mengawal gawang PBFC jika kembali diturunkan saat lawan Persinga Ngawi. Tidak kebobolan alias cleansheet di dua laga pada babak 16 besar pun ingin terus dijaganya. "Insyaalah saya akan berusaha sebaik mungkin memberikan penampilan terbaik jika dipercaya mengawal gawang PBFC," katanya. (Zai)