Laga pamungkas di kandang akan dilakoni Borneo FC malam nanti pukul 18.45 Wita, saat menjamu Persib Bandung di pekan ke-32 Liga 1. Perjalanan panjang di musim ini, akan ditutup dengan partai sulit di rumah, sebelum benar-benar menyudahinya menghadapi Persipura Jayapura di laga pamungkas pada 22 Desember mendatang.

Dan kemenangan sudah pasti menjadi harapan seluruh pemain, pelatih, manajemen serta warga Samarinda di pertandingan terakhir ini. Selain ingin memberikan kenangan bagus di musim ini, kemenangan akan terus menjaga asa Borneo FC berada di peringkat kedua klasemen akhir.

Itulah sebabnya Mario Gomez menyebut partai lawan Persib adalah laga penting bagi timnya. Sebab ada dua tujuan yang ingin dicapai. “Menang atas Persib akan menjadi tiga poin yang sangat penting karena kami ingin tetap bertahan di posisi kedua dan ini laga terakhir di rumah. Kami harus menyelesaikannya dengan baik, karena itu sangat penting. Kami tahu Persib Bandung tim yang sangat kuat, tapi yang lebih penting lagi adalah tim saya bisa mendapat tiga poin,” ujarnya di depan awak media.

Borneo FC dipastikan tak bisa memainkan empat pemain, yakni Dirga Lasut, Ichsan Kurniawan dan Firdaus Ramadhan serta Nadeo Argawinata yang masih bersama timnas. Sementara Persib kehilangan tiga pemain, yakni Ahmad Jufriyanto, Febri Hariyadi dan Supardi Nasir.

Pertemuan dengan Persib malam ini menjadi yang keempat. Namun Gomez buru-buru mengatakan, pertandingan yang sudah berlalu tak bisa dijadikan dasar mengetahui kekuatan lawan. “Dengarkan, itu adalah masa lalu. Itu juga berlaku ketika kami menang, imbang atau kalah, itu adalah masa lalu. Yang terpenting adalah saat ini. Dan besok (malam ini, Red) saya rasa sangat laga penting,” terangnya.

Gomez mengaku, dirinya mengenal beberapa pemain tamu yang sangat berbahaya. Diantaranya adalah Ezechiel N’Douassel, sayap kiri Gozhali Siregar serta striker lainnya yang disebutnya bisa mengancam gawang Gianluca pandeynuwu.

“Tapi yang saya tahu mereka tidak bisa memainkan 2-3 pemain. Dan saya juga turut berduka cita atas saudara dari Supardi yang meninggal dunia Selanjutnya mereka meneruskan layaknya tim yang kuat,” sebutnya.

Disinggung mengenai perbedaan Persib saat masih ditanganinya dan saat ini, Gomez kembali tak mau membicarakan masalah tersebut secara detail. Menurutnya semua sudah menjadi kenangan masa lalu, “Ini musim yang berbeda. Persib Bandung bukanlah tim saya saat ini. Sekarang fokusnya adalah Borneo FC,” tegasnya.

Sementara itu Renan Silva mewakili rekan-rekannya mengatakan, selama ini setiap bertemu Persib selalu menjadi pertandingan yang keras.

“Selalu. Karena Persib mempunyai pemain berkualitas, tim yang berkualitas. Saya berharap kami dapat menang. Kami tahu laga ini laga yang keras dan sulit. Kami bermain di rumah, dan di laga ini kami butuh suporter untuk datang dan membuat stadion kita mempunyai atmosfer yang lebih baik,” terang pengoleksi 12 gol Borneo FC di musim ini tersebut.

Renan sendiri mengaku datang ke Borneo FC untuk membuat sejarah. Dan di tiga laga terakhir, ia ingin mewujudkannya, membuat Borneo berada di posisi kedua.

“Target saya yang pertama adalah membuat Borneo ada di posisi kedua. Saya tahu ini sangat sulit, tapi kami tahu jalan kami sudah benar. Dan target untuk gol pribadi adalah untuk membantu tim. Jika bisa mencetak gol dan memberi assist, terima kasih kepada Tuhan. Saya menjalani musim yang sangat bagus. 12 gol dan 6 assist dan tentunya saya mau lebih. Saya mau cetak gol lebih banyak untuk tim saya dan memberi assist lebih banyak. Tapi yang pertama, tiga poin. Itu yang lebih penting,” tegasnya. (SU)