Posisi runner up yang ditempati Borneo FC akhirnya didongkel Persipura Jayapura. Hasil imbang yang diraih Mutiara Hitam – julukan Persipura – saat bertemu Kalteng Putra, membuat Persipura menyamai raihan poin Borneo FC. Namun Persipura unggul head to head dengan Pesut Etam, karena di putaran pertama Borneo FC ditahan imbang Persipura 1-1 di Stadion Segiri.

Namun terdepak dari posisi kedua tersebut jelas bukan akhir bagi Javlon Guseynov dkk. Sebab masih ada dua laga tersisa, dimana satu partai justru bertemu Persipura.

Manajer tim Dandri Dauri mengatakan, tertahannya Persipura di kandang Kalteng Putra menjadi sebuah keberuntungan bagi Borneo FC. “Ya, sampai saat ini Allah SWT masih bersama kami. Hasil imbang Persipura membuat kami masih diberi jalan oleh-Nya untuk terus berusaha mendapatkan hasil terbaik di klasemen akhir nanti. Saya berharap doa untuk Borneo FC bisa terus mengalir,” ujar Dandri.

Memang hasil yang didapat Persipura sangat menguntungkan Borneo FC. Sebab tak ada selisih poin yang terjadi saat ini. Jika saat itu Persipura menang, maka tim asuhan Mario Gomez tertinggal dua angka. Jelas itu menguntungkan Persipura. Karena mereka hanya butuh hasil imbang di partai terakhir. Namun hitung-hitungan tersebut jika perjalanan Borneo FC dan Persipura menang di pekan ke-33. Borneo FC akan menantang Semen Padang, sementara Persipura bertemu Barito Putera.

“Kalau kami bisa finish di peringkat kedua, itu merupakan sebuah mukjizat bagi kami. Makanya kami akan menjadikan Semen Padang sebagai target mendapatkan poin penuh,” sebut Dandri.

Dandri berharap ada rejeki poin bagi Borneo FC di Padang nanti. Disebutnya, jika tim bermain seperti menghadapi Persib maka besar kemungkinan poin penuh bisa dibawa pulang.“Saat bertemu Persib kami benar-benar sial. Tapi semangat pemain sangat tinggi dan itu yang kami harapkan terjadi lagi di Padang. Tentunya tidak dari sisi hasil, tetapi semangat yang harus dipertahankan di pekan ke-33 nanti,” pungkas Dandri. (SU)