Kans Borneo FC untuk menduduki posisi runner up akhirnya tertutup. Itu seiring kemenangan Persebaya Surabaya melawan Perseru Badak Lampung dengan skor 2-1, kemarin. Tambahan tiga poin ini membuat Persebaya untuk sementara menempati peringkat kedua dengan raihan poin 54.

Jikapun mampu memetik kemenangan melawan Persipura Jayapura dalam laga pamungkas Liga 1 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo sore ini, poin maksimal tim Pesut Etam hanya 53. Sementara kans tim Mutiara Hitam—julukan Persipura paling besar diantara empat tim lain yakni Persebaya, Borneo FC, Madura United dan Bhayangkara FC. Persipura saat ini mengantongi poin 52, dan jika menang melawan Borneo FC, maka Boaz Solossa yang berhak menduduki posisi runner up.

Meski demikian, pelatih Borneo FC Mario Gomez tak terlalu kecewa. Menurutnya, timnya sudah berjuang secara luar biasa dalam tiga pertandingan terakhir untuk mengejar posisi runner up. Pelatih berpaspor Argentina ini mengatakan, musim ini merupakan musim luar biasa bagi timnya.

“Kami bisa finish di posisi kedua, ketiga, keempat atau kelima itu sudah bagus. Karena mungkin enam bulan sebelumnya, tak ada yang berkata Borneo FC bisa berada di posisi tersebut,” ujar Gomez dalam sesi prematch press conference, kemarin.

Mengenai laga melawan Persipura, Gomez mengatakan laga ini sangat penting bagi timnya. Namun di sisi lain laga ini juga sulit karena tentu Persipura memburu kemenangan untuk menggeser Persebaya dari posisi runner up. Gomez mengatakan dirinya sangat bangga dengan pemainnya karena telah bermain dengan kerja keras.

“Musim ini luar biasa bagi Borneo. Mereka telah bermain dengan sangat baik dan telah bekerja keras,” tandasnya. (SU)