Perjalanan kompetisi Liga 1 resmi berakhir malam tadi. Bali United akhirnya menjadi juara di Liga 1 edisi ketiga ini. Sementara Persebaya Surabaya dipastikan menjadi runner up, setelah meraih rentetan hasil positif di lima pertandingan terakhir mereka. Sementara itu Borneo FC yang awalnya digadang-gadang akan menempati posisi di bawah Bali United, akhirnya terlempar ke posisi tujuh klasemen akhir. Hasil imbang lawan Persipura kemarin sore, gagal membawa Pesut Etam berada di peringkat lebih baik di musim ini.

Manajer tim Dandri Dauri saat dikonfirmasi malam tadi mengaku, apa yang sudah dilakukan para pemainnya selama musim ini sudah sangat maksimal. Perjalanan kompetisi yang panjang dan melelahkan, membuat manajemen tetap bangga dengan capaian tim saat ini.

“Inilah hasil yang kami dapatkan di kompetisi musim ini. Kami sudah berbuat sangat maksimal di setiap pertandingan, walau akhirnya kerap membuat suporter kecewa,” ujar Dandri.

Atas nama manajer, Dandri meminta maaf kepada seluruh masyarakat Samarinda, terutama kelompok suporter Pusamania yang selama ini selalu memberikan dukungan kepada Borneo FC. Dikatakannya, sebenarnya manajemen ingin memberikan kebahagian kepada warga Samarinda lewat prestasi bagus di Borneo FC.

“Jadi saya minta maaf tak bisa membahagian semua orang di Samarinda dengan hasil ini,” terangnya.

Dandri mengaku, dirinya juga kecewa dengan hasil di pertandingan terakhir. Sebab keunggulan dua gol tak bisa dimaksimalkan pemain dengan baik. Hal ini lanjutnya, seolah mengulang hasil serupa di beberapa pertandingan sebelumnya.

“Kalau bicara ke belakang, seandainya kami tak banyak kehilangan poin di kandang mungkin hasilnya bisa lebih baik. Tapi inilah sepak bola. Dengan materi yang bisa saya bilang biasa-biasa saja, Borneo bisa bersaing di papan atas. Semoga saja ke depan hasilnya bisa lebih baik lagi,” pungkasnya. (SU)