DI tengah kabar tim senior yang akhirnya hanya menempati peringkat tujuh klasemen akhir Liga 1, kabar baik justru datang dari para pemain junior di Pesut Etam. Ini setelah Nahusam FA U-13 berhasil menjadi juara, pada Festival Nasional Sepak Bola Usia Dini dan Usia Muda HUT Bina Sentra Cirebon yang ke-6, yang berlangsung di Stadion Bima Cirebon. Turnamen ini berlangsung sejak 20 hingga 22 Desember kemarin. Nauhsam FA berhasil menjadi juara pada turnamen yang diikuti 18 tim ini setelah di final kemarin sore berhasil mengalahkan FU15FA A dengan skor 1-0 lewat penalti Yudi Ardiansyah.

Handi Asmaradinata, Kepala Sekolah Nahusam FA kepada harian ini usai pertandingan final kemarin mengaku sangat bangga, dengan apa yang didapat timnya di turnamen ini. Sebab tim-tim yang hadir adalah tim terbaik di kelompok umur 13 tahun.

“Para pemain berjuang dengan keras di setiap pertandingan yang mereka jalani. Ini adalah hasil luar biasa yang kami dapatkan. Semoga ini menjadi awal untuk tim ini saat mengikuti turnamen berikunya di level nasional,” ujar Handi.

Nahusam FA U-13 yang diarsiteki Oktovianus dan manajer Reto Riko ini, melewati babak 8 besar usai mengalahkan Gators Surabaya 6-5 lewat drama adu penalti. Kemudian di semifinal, menghadapi tuan rumah Bina Sentra Cirebon, kemenangan lewat adu penalti kembali diraih dengan skor 2-1. Sampai akhirnya di final kemenangan juga didapat meski dengan kemenangan tipis. Bedanya tak ada adu penalti di partai puncak ini. Gol penalti memang jadi penentu, namun gol didapat di waktu normal.

Handi menjelaskan, persiapan panjang yang dilakukan tim selama ini tak sia-sia. Sebab usai menjadi juara di level regional, mereka bisa membuktikan di tingkat yang lebih tinggi.

“Keberhasilan ini kami persembahkan kepada warga Samarinda. Ucapan terima kasih kami berikan kepada Presiden Borneo FC, Nabil Husein Said Amin dan jajaran klub lainnya, yang telah mendukung pemain dari akademi untuk terus berkembang menjadi pemain yang profesional,” pungkasnya. (SAN)