Latihan set piece yang selalu dimatangkan oleh pelatih Iwan Setiawan sejak jelang Babak 16 Besar bergulir terbukti ampuh. Hal ini terlihat dari total 10 gol yang dihasilkan Pusamania Borneo FC (PBFC) selama Babak 16 Besar hampir separonya berasal dari set piece.


Bermula saat laga perdana lawan Persiwa di Stadion Segiri yang berkesudahan 3-0 untuk kemenangan PBFC. Lewat sepak pojok, Febri Setiadi hamzah berhasil mengkonversikannya menjadi gol melalui headingnya.


Terakhir saat menang di partai kandang menghadapi Persinga Ngawi yang berkesudahan 5-1, tiga gol diantaranya berasal dari set piece. Masing-masing oleh Danilo Fernando dan Feri Aman Saragih lewat free kick mautnya, dan satunya lewat heading mematikan Febri Setiadi Hamzah memanfaatkan tendangan bebas Danilo.


Memanfaatkan boa-bola set piece untuk mencetak gol disadari betul oleh tim pelatih. Pasalnya, di skuad Pesut Etam beberapa pemainnya mempunyai postur tubuh yang menjulang. Sebut saja Rahmat Latief, Febri Setiadi Hamzah, juga Fernando Soler.


Selain dimanfaatkan saat menyerang, pemain berpostur tinggi yang dimiliki PBFC juga berguna untuk menghalau saat tim lawan mendapat sepak pojok maupun menjadi pagar hidup ketika menghadapi tendangan bebas tim lawan. "Postur badan pemain tergolong baik, sehingga dalam setiap momen tinggi badan mereka sangat berguna," ungkap Ashari, asisten pelatih PBFC. (Zai)