Musim 2019 lalu, Borneo FC Samarinda cetak 55 gol dan mengalami kebobolan sebanyak 42 gol dari 34 laga. Pemain bertahan Borneo FC Samarinda Wildansyah ingin memperbaiki rekor klub, agar semakin jarang kebobolan.

"Kami akan berjuang untuk terus memperbaiki rekor klub," kata Wildan

Torehan tersebut bukanlah hasil buruk, Borneo FC Samarinda hanya kalah dari Bali United dengan jumlah 35 kebololan, Persipura Jayapura 38 kebobolan, Persib Bandung 39 kebobolan, dan PSIS Semarang 41 kebobolan.

Catatan Borneo FC Samarinda mengalahkan runner up liga musim lalu, Persebaya Surabaya yang kebobolan sebanyak 43 gol. Selain Borneo FC Samarinda, PS Sleman, dan Persija Jakarta juga mengalami 42 kebobolan musim lalu.

Tim kebobolan terbanyak ialah Perseru Badak Lampung dengan jumlah 65 gol, disusul Arema 62 gol. Lalu PS Tira Persikabo, Kalteng Putra, dan Barito Putera secara berurutan masing-masing kebobolan 57, 54, dan 51 gol.

"Ini merupakan tahun ketiga saya di sini. Semoga musim ini lebih baik lagi," kata Wildan.

Senada dengan Wildan, pemain anyar Borneo FC Samarinda Andika Kurniawan juga berharap dapat memperkuat lini pertahanan Pesut Etam. "Saya akan berikan yang terbaik untuk klub ini," kata Andika. (SAN)