Pusamania Borneo FC (PBFC) dijadwalkan akan menantang tuan rumah Persinga Ngawi pada laga lanjutan Divisi Utama Liga Indoensia, Babak 16 Besar Grup M, Selasa sore (16/9) di Stadion Ketonggo Ngawi.


Namun sebelum genderang perang ditabuh, skuad PBFC sudah harus mengalami kelelahan yang cukup menguras tenaga. Penyebabnya adalah perjalanan jauh ke Ngawi harus ditempuh lebih dari 12 jam.


Padahal rute perjalanan skuad Pesut Etam sudah dialihkan manajemen PT Nahusam Pratama Indonesia selaku badan hukum PBFC melalui Bandara Adi Sucipto Jogjakarta. Jadwal semula, PBFC direncanakan turun di Bandara Juanda Surabaya.


"Di Ngawi tidak ada bandara, jadi kami pilih bandara yang terdekat lalu kami pakai transportasi darat. Jogja-Ngawi jarak tempuhnya lebih dekat dibanding Surabaya-Ngawi yang katanya bisa 5-6 jam," sahut Tommy Ermanto Pasemah, manager PBFC.


"Tapi nyatanya kami tetap harus tertahan lama di perjalanan Jogja-Ngawi karena macet, alhasil total dari Samarinda ke Ngawi kami habiskan 12 jam lebih, jelas kondisi ini membuat waktu istirahat pemain juga terganggu," tambahnya.


Lamanya waktu perjalanan juga ditanggapi Presiden Klub PBFC, Nabil Husein Said Amin. Kebetulan, pria berusia 20 tahun itu juga ikut dalam rombongan tim. "Perjalanan cukup jauh menuju ngawi bersama squad @PusamaniaID semangat!" tulisnya melalui akun twitter pribadinya. (Kibo)