Secara bertahap, dengan menyesuaikan kesiapan fisik pemain, nantinya akan diberi porsi latihan lainnya seperti penguasaan bola, memanfaatkan situasi set piece, hingga cara bertahan. Kesemuanya akan dipadukan pada sesi latihan pekan depan.

"Memang dicicil dulu. Dimulai dari cara menyerang. Karena menyerang ini kan penting sekali. Kalau kita bisa bikin banyak gol, itu bisa memudahkan tim mendapat kemenangan," lanjut Amir.

Disinggung apakah Borneo FC Samarinda musim ini akan menggunakan formasi menyerang atau pragmatis, Amir belum mau membocorkan. Namun pria yang sudah 4 musim membesut Pesut Etam itu mengisyaratkan Borneo FC Samarinda akan tampil lebih menyerang dari musim sebelumnya.

"Ya, bisa dibilang begitu (tampil menyerang)," sambungnya.

Kedatangan Guy Junior menguatkan anggapan bahwa Edson Tavarez memang cenderung akan menjadikan lini depan sebagai pusat permainan Borneo. Setelah Guy, dipercaya Borneo akan menambah 2 pemain menyerang berpengalaman lainnya yakni untuk posisi gelandang serang atau penyerang lubang, serta winger lokal. Banyaknya opsi pemain di lini depan Borneo FC Samarinda akan memudahkan Edson untuk meramu strategi.

"Untuk formasi masih digodok. Kedatangan Guy tentu menjadi pertimbangan. Semua tergantung pelatih, kalau bermain dengan 2 striker, Guy dan Torres bisa bermain bersamaan di depan. Kalau satu striker, Guy bisa bermain sebagai second striker atau winger. Tunggu pemain komplit dulu," tutupnya.

Sesi latihan pekan depan rencananya akan diadakan di luar Samarinda. Beberapa daerah sudah dibidik manajemen Borneo untuk dijadikan tempat pemusatan latihan mengingat jadwal kick off Liga 1 hanya menyisakan 4 pekan lagi. Menurut kabar teranyar, Balikpapan jadi kandidat kuat sebagai tempat pemusatan latihan Borneo FC Samarinda. (TBE)