Para pemain Borneo FC Samarinda mulai menjalani pemusatan latihan di Kota Raja, Tenggarong. Latihan ini dilakukan selama kurang lebih dua pekan, untuk memantapkan persiapan tim menuju perhelatan Liga 1 musim 2020. Stadion Aji Imbut, di Tenggarong Seberang menjadi tempat Edson Tavares menempa pemainnya dari segala sisi.

Asisten pelatih Ahmad Amiruddin saat dikonfirmasi mengatakan, latihan di luar Samarinda dilakukan selain untuk lebih memfokuskan program latihan, juga karena Stadion Segiri dalam masa perawatan jelang kompetisi digulirkan.

"Ya, mulai hari ini kami memulai latihan di Stadion Aji Imbut. Ini kami lakukan dengan alasan, salah satunya adalah karena ada perawatan untuk lapangan Segiri. Selain itu kami juga perlu mencari suasana baru dalam latihan," kata Amir, sapaan akrabnya.

Dan selama menjalani latihan di Tenggarong, program latihan dipastikan akan ditingkatkan. Sebab tim pelatih tak lagi fokus pada peningkatan fisik pemain semata. Dikatakan Amir, dalam seminggu ke depan latihan memang peningkatan fisik. Bahkan sesinya ditambah menjadi dua sesi.

“Tapi selebihnya kami akan mulai masuk taktik bagaimana bertahan, menyerang dan transisi. Ini sudah sangat penting diberikan kepada pemain, agar mereka memahami apa yang diinginkan pelatih dan begitu pula sebaliknya. Setelah sepekan ke depan, komposisi tim ini akan semakin komplet,” ujarnya.

Namun dalam sesi latihan sore tadi, tak terlihat sosok pemain asing anyar, yakni Diogo Campos. Mantan pemain Persebaya dan Kalteng Putra tersebut, dikatakan Amir masih menjalani rehat setelah tiba dari Brasil. Perjalanan panjang dari Brasil ke Jakarta dan dilanjutkan ke Samarinda, dikatakan Amir sangat menguras tenaga Campos.

"Makanya dia tak ikut latihan hari ini. Perjalanan dia yang jauh dari Brazil, menguras tenaganya. Dia baru sampai dini hari dan kami staf pelatih memberi waktu istirahat sehari untuk dia. Besok baru ikut latihan," beber Amir. (SU)