Luar biasa, kalimat ini kembali disandang skuad Pesut Etam saat bertandang ke markas Persinga Ngawi di Stadion Ketonggo, Senin sore (16/9). Bermain dengan sepuluh orang pemain, Pusamania Borneo FC (PBFC) menahan imbang tuan rumah dengan skor 1-1.


Sebenarnya PBFC bisa pulang dengan poin penuh, pasalnya anak asuh Iwan Setiawan sudah unggul lebih dulu pada menit ke-40 melalui sundulan Fernando Soler. Meski akhirnya, PBFC harus puas bermain imbang, setelah Persinga Ngawi sukses menyamakan kedudukan pada menit ke-92.


Jalannya pertandingan sendiri berlangsung keras, baru sepuluh menit waktu berjalan, kedua tim terlibat adu jotos. Naas bagi Febri Setiadi Hamzah, penyerang jangkung PBFC itu sempat diburu tiga pemain tuan rumah. Melihat rekannya menerima perlakuan tak senonoh, pemain PBFC lainnya respon menolong. Laga pun sempat terhenti hampir sepuluh 10 menit.


Imbas dari insiden ini, Febri Setiadi diganjar kartu merah tak langsung, sedangkan kapten Persinga, Muhammad Zamnur langsung diganjar kartu merah. "Dalam laga ini sebenarnya PBFC bermain tampil penuh percaya diri, meski anak-anak juga harus melawan non teknis. Tapi hasil imbang setidaknya bisa menjadi bukti bahwa kualitas PBFC memang lebih baik, ini akan membuat mereka semakin termotivasi menjadi juara grup," tutur Iwan Setiawan, pelatih PBFC.


Dengan hasil ini, PBFC semakin kokoh dipuncak klasemen sementara Grup M Babak 16 Besar Divisi Utama Liga Indonesia dengan koleksi 10 poin. Sedangkan, Persiwa Wamena yang sore tadi mengalahkan tuan rumah Persebo Bondowoso 2-3 duduk ditempat kedua dengan 7 poin. Sedangkan Persinga Ngawi tertahan diposisi ke-3 (4 poin) diikuti Persebo Bondowoso. (Kibo)